Selasa, 11 Januari 2011

PASCAL n DELPHI

I. DELPHI ADALAH PASCAL TAPI PASCAL BUKAN DELPHI

Delphi adalah sebuah bahasa pemrograman yang bersipat Objek (Object Oriented Programming) artinya adalah sebuah program yang mempunyai objek-objek tertentu dalam pemrograman nya. Selain itu Delphi adalah sebuah program yang bersifat visual artinya mempunyai tampilan grafik-grafik yang mudah dimengerti oleh pemula sekalipun (Graphical user Interface). Dengan Delphi Anda bisa membuat program-program dengan tampilan yang menawan, Delphi hanya bisa bekerja di bawah System Microsoft Windows sedangkan untuk system yang lain seperti Linux atau Unix Delphi mempunyai saudara kembarnya yang bisa bekerja pada system tersebut yaitu KYLIX.

Syntax-syntax Delphi di adopsi dari bahasa Pascal, untuk itu di dalam tutorial Dasar-dasar Delphi ini saya akan mengajak Anda ke masa lalu dimana pemrograman komputer saat itu masih menggunakan system 16 BIT yaitu Bahasa PASCAL sebelum Anda dibawa untuk mempelajari Pemrograman Delphi. Bila Anda sudah bisa bahasa PASCAL Anda dapat melewati pengantar mengenai bahasa Pascal ini.

Mengapa saya membawa Anda terlebih dahulu ke Bahasa Pascal tidak langsung ke Delphi ?, Dengan mengenal dasar-dasar bahasa pascal, Anda akan mudah untuk mempelajari pemrograman Delphi sebab semua syntax yang ada dalam pascal sama dengan syntax bahasa delphi, tetapi syntax dalam delphi tidak bisa diadopsi ke pascal karena itulah dalam pengantar ini saya beri judul Delphi adalah pascal tapi pascal bukan delphi.

II. Pengantar Bahasa Pascal

Instalasi PASCAL

Oke kita langsung saja pada materi pertama kita yaitu pengenalan bahasa pascal agar Anda mudah dalam mengikuti pemrograman bahasa Delphi berikutnya. Bila Anda kesulitan mencari program Bahasa Pascal versi 5, Anda dapat mendownloadnya disini. ( Download Pascal). Tapi saya memperingati kepada Anda bahwa program Pascal ini tidak boleh disebar-luaskan lagi kepada Umum sebab saya tidak punya lisensi untuk menyebarluaskan program ini. Dan juga Anda tidak boleh mengkomersialkan program ini, sebab program Pascal yang saya sediakan disini hanya untuk mempelajari program tersebut.

Setelah Anda Download exstract file pascal.zip dengan menggunakan winrar (Program Winrar Dapat di Download dari pilar kanan situs ini) atau winzip. Setelah itu klik dua kali file turbo.exe pada folder tersebut, maka program turbo pascal 5.5 sudah bisa Anda jalankan, bila ingin program Turbo Pascal yang lebih lengkap ikuti langkah-langkah berikut :

1.

Bila Komputer Anda belum terinstall winrar atau winzip installah program tersebut, program winrar dapat Anda download melalui link yang ada di pilar kanan situs ini.
2.

Pindahkan file pascal.zip ke Drive C: jangan didalam folder lagi agar mudah untuk memanggilnya melalui Command Prompt.
3.

Bila Winrar sudah terinstall, klik kanan file pascal.zip lalu pilih extract to pascal.
4.

Jalankan Command Prompt dari windows Anda, klik start run lalu ketik command klik ok maka command Prompt akan ditampilkan. Setelah itu ketik CD\ dan ketik C: maka drive yang aktif saat ini di command prompt adalah drive C.
5.

Setelah itu ketik CD PASCAL lalu tekan enter, maka sekarang Anda berada di drive C: pada folder pascal yang telah Anda extract tersebut. Kemudian Ketik Install lalu tekan enter. maka proses instalasi TURBO PASCAL 5.5 akan berlangsung. Ikuti saja petunjuk instalasi pascal yang ada di proses instalasi. Folder default instalasi pascal adalah TP.
6.

setelah instalasi pascal selesai keluar lah dahulu dari program pascal, kembali ke command prompt. Pada command prompt ketik lagi CD\pascal maka Anda akan kembali lagi ke folder pascal, setelah berada di folder pascal extract beberapa file yang berekstensi ARC ke folder TP, Sebelumnya ketik perintah DIR *.ARC maka semua file yang berekstensi ARC akan ditampilkan, catat nama file-file tersebut. Ada beberapa file ARC yang ada di folder pascal ini yaitu : BGI.ARC, DEMOS.ARC, DOC.ARC, HELP.ARC, OOPDEMOS.ARC, TCALC.ARC, TOUR.ARC, TURBO3.ARC, dan UTILS.ARC. File tersebut hanya bisa di extract oleh file UNPACK.COM yang berada di folder pascal. cara mengekstract nya sebagai berikut :

Buat folder pada direktori TP sesuai dengan nama-nama file arc yang akan diextract contoh : Anda akan mengekstract file DEMOS.ARC, maka buatlah direktori di folder TP dengan nama DEMOS. Masuk ke folder TP -- ketik CD\TP lalu ketik MD DEMOS maka folder dengan nama DEMOS akan terbentuk di folder TP. Setelah terbentuk folder DEMOS sekarang Anda beralih lagi ke folder PASCAL dengan mengetik CD\PASCAL, di folder PASCAL ketik perintah berikut UNPACK DEMOS C:\TP\DEMOS lalu tekan Enter. Maka file DEMOS.ARC akan di extract ke folder DEMOS yang berada di dalam folder TP. Lakukan hal yang sama pada file ARC yang lainnya

Memulai PASCAL
Untuk memulai pascal dari windows Anda dapat mengklik dua kali file TURBO.EXE, sedangkan bila melalui COMMAND PROMPT Anda dapat mengetikan perintah TURBO lalu tekan ENTER maka program PASCAL akan diload seperti gambar diatas. Tekan tombol ESC maka Program utama TURBO PASCAL akan di tampilkan, dari sini KEYBOARD menjadi senjata Anda untuk mengakses menu-menu yang ada di program utama PASCAL. Untuk lebih jelasnya mengenai penggunaan Keyboard pada pascal Anda dapat menekan tombol F1 yang akan memunculkan fasilitas HELP pada Pascal.

Untuk mengakses menu dari program pascal Anda gunakan tombol ALT di ikuti dengan Huruf pertama yang berwarna merah, contoh Anda akan mengakses menu File maka Anda dapat mengaksesnya dengan menekan tombol ALT dan huruf F. sekarang tekanlah tombol ALT+E, maka Anda berada pada mode editor, dan PASCAL siap untuk menerima perintah-perintah Program Anda. Sebagai perkenalan coba Anda ketikan program dibawah ini di editor PASCAL.

{ Program : Input dari keyboard dan Menghitung operasi matematika }

uses Crt;
var
x,y,z : longint;
lagi : char;
namak : string[20];

begin
lagi := 'y';
while (lagi = 'y') or (lagi = 'Y') do
begin
clrscr;
write('Siapa Nama Anda..?'); ReadLn(namak);
writeLn;
write('Hallo ',namak,', Coba kamu');
WriteLn(' masukan nilai x,y dan z ');
writeLn('pada operasi matematika ini.');
writeLn;
writeLn('Operasi matematika X^2 + y^2 + z =..... ');
write('masukan nilai x..= '); ReadLn(x);
write('masukan nilai y..= '); ReadLn(y);
write('masukan nilai z..= '); ReadLn(z);
writeLn;
writeLn('nilai operasi x^2 + y^2 + z adalah : ',x*x+y*y+z);
writeLn;
write('Mau hitung lagi apa tidak (y/t), ',namak,' ? ');
readLn(lagi);
end;
end.

Setelah Anda ketik kode-kode program tersebut simpanlah file tersebut dengan nama testprog.pas, kemudian tekan tombol CTRL+F9 untuk melihat hasil program yang Anda ketik tersebut.
Siapa Nama Anda...? _

Masukanlah Sembarang Nama, misalkan nama yang anda masukan adalah BEJO, maka selanjutnya akan ditampilkan kalimat seperti dibawah ini :
Siapa Nama Anda...? BEJO

Hallo BEJO, Coba kamu masukan nila x,y, dan z
pada operasi matematika dibawah ini.

Operasi matematika x^2 + y^2 + z adalah = ......
masukan nilai x..= _

Sekarang Program meminta anda untuk memasukan nilai operasi untuk x kemudian y dan z , setelah itu program akan menampilkan hasil operasi matematika itu dan menanyakan lagi pada anda, apakah akan menghitung lagi atau tidak, bila anda memasukan huruf t maka program akan dihentikan sedangkan bila anda memasukan huruf y program akan diulang lagi.
Siapa Nama Anda...? BEJO

Hallo BEJO, Coba kamu masukan nila x,y, dan z
pada operasi matematika dibawah ini.

Operasi matematika x^2 + y^2 + z adalah = ......
masukan nilai x..= 5
masukan nilai y..= 5
masukan nilai z..= 5

nilai operasi x^2 + y^2 + z adalah : 55

Mau hitung lagi apa tidak (y/t), BEJO ? _

{ Program : Input dari keyboard dan
Menghitung operasi matematika }

perintah ini merupakan suatu UNIT, Unit mempunyai beberapa prosedur dan jenisnya. UNIT dalam Pascal harus disertakan untuk mengaktifkan prosedur-prosedur yang akan diprogram. Sedangkan Prosedur didalam Pascal dapat berbentuk prosedur yang didefinisikan atau dibuat sendiri oleh pemakai atau prosedur yang telah disediakan oleh Pascal. Prosedur yang didefinisikan sendiri oleh pemakai harus dideklarasikan terlebih dahulu.

Unit-unit dalam PASCAL 5.5 ada tujuh buah unit standar, ketujuh unit tersebut disimpan dalam file yang bernama TURBO.TPL. Unit-unit tersebut yaitu :

1.

UNIT System -- Unit ini merupakan sebuah runtime Turbo Pascal yang mendukung semua proses yang dibutuhkan pada waktu runtime (eksekusi program). Anda akan menemui pesan error seperti ini "RUNTIME ERROR" bila Anda salah dalam memanipulasi system yang diprogramkan. Unit ini Otomatis ditambahkan oleh Pascal walau Anda tidak mencantumkan nya sewaktu meng-Compile.
2.

UNIT CRT -- Unit ini digunakan untuk keperluan program dalam memanipulasi layar, dalam hal ini bisa berupa manipulasi TEKS, KURSOR, KODE EXTENDED KEYBOARD dll.
3.

UNIT Printer -- Sesuai dengan namanya maka unit ini tentu saja digunakan dalam program yang berhubungan dengan printer, misalkan kita akan mencetak suatu program ke printer maka unit ini harus digunakan untuk mengaktifkan printer. Printer yang bisa didukung hanya printer jenis LPT dan COM, sedangkan printer jenis USB tidak bisa diakses karena pada waktu itu belum ada printer yang berjenis USB, kecuali printer tersebut menyediakan DRIVER untuk DOS kemungkinan printer USB bisa digunakan oleh PASCAL 5.5 ini.

Contoh program yang menggunakan unit printer :

(* Program Pencetakan Printer, Catatan dlm Pascal 5.0 keatas harus ditambahkan kata Lst *)

Uses Printer;
Begin
WriteLn(Lst,'Saya sedang mencoba Printer.');
WriteLn(Lst,'Create By : Suryatekno©2008');
WriteLn(Lst,'============================');
End.
4.

UNIT DOS -- Unit ini digunakan bila anda akan mengaktifkan prosedur-prosedur yang ada dalam DOS seperti DosVersion, GetTime, SetTime, DiskSize, DiskFree, Call, Dir, Path, Copy dan sebagainya.

Contoh program yang menggunakan unit DOS :

(* Program melihat versi DOS dan sisa Disk,
Create By : Suryatekno *)

Uses DOS,CRT;
var ukuran : longint;
Begin
ukuran := DiskFree(0);
ClrScr;
WriteLn('Versi DOS yang Anda gunakan adalah : MS-DOS ',DosVersion);
WriteLn('Sisa Kapasitas Harddisk Anda : ',ukuran,' Bytes');
WriteLn;
WriteLn('Tekan tombol apa saja untuk keluar');
ReadLn;
End.
5.

UNIT Graph -- Unit ini digunakan untuk menampilkan grafik seperti Tabel, Chart Statistik dan sebagainya. Biasanya Unit ini digunakan bila kita ingin menampilkan suatu grafik seperti pada MS-EXCEL. Bisa juga digunakan untuk membuat animasi, Game dan sebagainya.

{ Program menampilkan Grafik Bar,

Uses Graph;
var
Driver,Model : integer;
I : integer;
Begin
Driver := VGA;
Model := VGAHi;
InitGraph(Driver, Model, ' ');

Line(20,25,20,155);
Line(20,155,200,155);

Randomize;
for I := 0 to 4 do
Bar3D(30+I*35, 154-Random(100),55+I*35,154,15,TopOn);
WriteLn;
WriteLn('Tekan Sembarang Tombol untuk Keluar');
ReadLn;
End.
6.

UNIT Turbo3 -- Unit ini digunakan pada pascal 3.0 sedangkan untuk pascal versi 4.0 keatas unit ini sudah tidak digunakan lagi atau tidak difungsikan. Kegunaannya adalah sewaktu anda meng-upgrade dari pascal versi 3.0 ke 4.0 atau 5.0 , Untuk latihan kita sekarang unit ini tidak kita gunakan saja.
7.

UNIT Graph3 -- Unit ini digunakan untuk meng-konversi grafik yang dibuat oleh pascal versi 3.0 agar dapat digunakan oleh pascal 4.0 keatas, sama seperti unit Pascal3 unit ini pun tidak kita gunakan pada latihan kita ini sebab kita menggunakan PASCAL versi 5.5 yang lebih canggih dan lengkap.

Sekarang kita lanjutkan mengenai pembahasan program perkenalan yang telah anda buat pertama kali.

var
x,y,z : longint;
lagi : char;
namak : string[20];


1. DEKLARASI VARIABEL (VARIABLE DECLARATION)

Deklarasi variabel adalah suatu deklarasi yang nilai nya sudah pasti, dengan kata lain Deklarasi jenis ini tidak dapat dirubah lagi atau konstan. Pada contoh program diatas, deklarasi variabel untuk x, y dan z berjenis longint ( bilangan bulat dari -2147483648 sampai 2147483648 ) maka dalam program tersebut, hanya bisa dimasukan tipe data yang berjenis tersebut. Pada contoh diatas bila anda memasukan nilai selain tipe tersebut, misalkan anda memasukan angka A pada pada pertanyaan masukan nilai x..= maka program akan error, Nah agar tidak terdapat pesan error pada program tersebut, maka program tersebut harus ditambahkan suatu baris perintah yang berjenis logika jadi bila user memasukan nilai-nilai x,y dan z selain dari jenis tersebut maka akan dikeluarkan suatu peringatan yang memberitahukan user agar memasukan nilai untuk x, y dan z hanya bisa dimasukan oleh type variabel tersebut.

2. DEKLARASI KONSTANTA (CONSTANT DECLARATION)

Sama seperti deklarasi variabel, deklarasi konstanta juga bersifat tetap (konstan), bedanya adalah bila dalam deklarasi variabel kita hanya mendeklarasikan jenis dari data yang harus dikerjakan, sedangkan pada deklarasi konstanta kita langsung menyebutkan nilainya. Deklarasi konstanta tidak menggunakan tanda titik dua ( : ) seperti pada deklarasi variabel tetapi menggunakan tanda sama dengan ( = ).

Contoh Program yang menggunakan deklarasi konstanta


{ Progam : Penggunaan deklarasi konstanta

uses crt;

const
nama = 'Amir';
nip = 'A3110';
gaji = 1000000;
lembur = 50000;
begin
clrscr;
writeLn('Nama Pegawai : ',nama);
writeLn('N I P : ',nip);
writeLn('Gaji Pokok : ',gaji);
writeLn('Uang Lembur : ',lembur);
writeLn('--------------------- +');
writeLn('Total Gaji : ',gaji+lembur);
writeLn;
writeLn('Tekan tombol ENTER untuk keluar');
readLn;
end.

3. DEKLARASI TIPE (TYPE DECLARATION)

Deklarasi tipe biasanya digunakan bila kita bekerja dengan ARRAY atau larik. Deklarasi Tipe mempunyai banyak sekali jenis dan type yang ditanganinya, saya tidak bisa menjelaskannya satu persatu kepada Anda dikarenakan terbatasnya space atau ruang yang disediakan pada situs ini, disamping itu pokok bahasan tutorial ini adalah PEMROGRAMAN DELPHI, saya kuatir nantinya pokok bahasan tersebut tidak bisa dimuat karena keterbatasan ini. Untuk itu saya sekali lagi menugaskan kepada Anda untuk mencari dari situs atau media lain mengenai DEKLARASI TYPE ini.

Contoh Program yang menggunakan deklarasi tipe

{ Program : Contoh penggunaan deklarasi tipe
Design By : Suryatekno©2008 }

uses crt;

type J = array[1..8] of string[20];

const
Jadwal : J=('Mandi','Sarapan','Meeting',
'Menemui Pak Badrun','Pulang',
'Mandi','Makan Malam','Istirahat');
var
I : word;

begin
clrscr;
writeLn('Jadwal Hari ini');
writeLn('===============');
writeLn;
for I:=1 to 8 do
writeLn(' ',I,'. ',Jadwal[I]);
writeLn('Tekan enter untuk Keluar.....');
readLn;
end.


4. DEKLARASI LABEL (LABEL DECLARATION)

Deklarasi label adalah suatu deklarasi yang digunakan untuk memberi tanda (MARK) pada program agar program dapat berpindah atau meloncat pada tanda (MARK) yang ditentukan. Deklarasi ini mirip dengan bahasa PEMROGRAMAN BASIC yang menggunakan NOMOR BARIS untuk berpindah dari baris ke baris. Penulisan Deklarasi label ini harus menggunakan perintah LABEL yang dipisahkan dengan tanda koma ( , ).

Contoh program yang menggunakan deklarasi Label.

{ Program : Memilih dengan deklarasi Label
Design By : Suryatekno©2008 }

uses crt;
label
1,2,3,4,keluar; {Deklarasi label yang ditentukan}

var
ketik,ulang : char;

begin

1: { label ke - 1 sebagai pokok program }
clrscr;
writeLn('Menu Masakan Hari ini');
writeLn('---------------------');
writeLn;
writeLn('a. Nasi Putih + Rendang');
writeLn('b. Nasi Putih + Telur Dadar');
writeLn('c. Nasi Putih + Tempe Goreng');
writeLn;
writeLn('Masukan Huruf a , b atau c untuk Pesanan Anda.');
write('Pilihan Anda..? ');readLn(ketik);

{ Jika user memilih pilihan tersebut, maka program akan
meng-eksekusi program sesuai dengan LABEL yang dituju }

if ketik='a' then
begin
goto 2;
end;
if ketik='b' then
begin
goto 3;
end;
if ketik='c' then
begin
goto 4;
end

{ User tidak memilih atau salah dalam memasukan pilihan
selain yang ditentukan maka program akan meng-eksekusi
program yang lainnya, dalam program ini akan ditampil
kan kalimat "Anda tidak pesan apa-apa." lalu
meng-eksekusi LABEL keluar yang mengakhiri program }

else
begin
clrscr;
writeLn('Anda tidak pesan apa-apa.');
writeLn('Mungkin Anda tidak Lapar..);
writeLn;
writeLn('Tekan Enter untuk keluar..');
readLn;
goto keluar;
end;

2: { label ke - 2 bila user memilih pilihan a }
clrscr;
writeLn('Pesanan Anda Nasi Putih + Rendang, Terima Kasih.');
writeLn;
write('Pilih Lagi..(y/t) ? ');ReadLn(ulang);
if (ulang='y') or (ulang='Y') then
begin
goto 1;
end
else
begin
goto keluar;
end;

3: { label ke - 3 bila user memilih pilihan b }
clrscr;
writeLn('Pesanan Anda Nasi Putih + Telur Dadar,Terima Kasih.');
writeLn;
write('Pilih Lagi..(y/t) ? ');ReadLn(ulang);
if (ulang='y') or (ulang='Y') then
begin
goto 1;
end
else
begin
goto keluar;
end;

4: { label ke - 4 bila user memilih pilihan c }
clrscr;
writeLn('Pesanan Anda Nasi Putih + Tempe Goreng,Terima Kasih.');
writeLn;
write('Pilih Lagi..(y/t) ? ');ReadLn(ulang);
if (ulang='y') or (ulang='Y') then
begin
goto 1;
end
else
begin
goto keluar;
end;

keluar: { label keluar yang mengakhiri program }

end.

Penulisan label bebas sesuai dengan keinginan anda, bisa sebuah kata atau karakter, yang penting nama label tidak boleh sama dengan nama variabel, type, atau konstanta yang anda tetapkan. Bila itu terjadi maka kemungkinan akan terjadi konflik variabel dalam pengeksekuasian program. Contoh diatas akan terus dilakukan selama anda memilih pilihan yang di tetapkan. Ada cara yang lebih praktis ketimbang menggunakan LABEL yaitu dengan printah CASE - OF yang akan dibahas nanti.

4. DEKLARASI PROSEDUR (PROCEDURE DECLARATION)

Deklarasi prosedur adalah sebuah deklarasi yang dibuat dalam program agar bisa digunakan lagi dalam program, jadi deklarasi prosedur merupakan sebuah SUB PROGRAM yang bisa dipanggil sewaktu-waktu dalam program bila dibutuhkan. Dalam sebuah program yang terstruktur, Deklarasi Prosedur ini sangat dibutuhkan agar program menjadi lebih simpel. Untuk mengerti arti dari PROSEDUR ini saya berikan contoh kasus sebagai berikut : misalkan ada sebuah proses yang yang harus dikerjakan berulang kali untuk menampilkan kata "SURYATEKNO" , maka dalam program yang terstruktur kata tersebut disimpan dalam sebuah prosedur yang dapat dipanggil lagi dimanapun kata tersebut diperlukan.

Contoh program yang menggunakan Deklarasi Prosedur.

uses crt;

{ini adalah prosedur dgn nama s
yang akan menampilkan kata suryatekno}

Procedure s;
begin
write('Suryatekno');
end;

{akhir prosedur}

{program utama}

begin
clrscr;
s; { prosedur yang dipanggil }

WriteLn(' adalah suatu organisasi yang menghimpun');
writeLn('orang-orang yang mempunyai minat sama.');
writeLn;

s; { prosedur yang dipanggil }

writeLn(' juga merupakan sebuah kelompok belajar.');
writeLn;
writeLn('Tekan Enter untuk keluar...');
readLn;
end.
{akhir program utama}

Prosedur mempunyai banyak jenisnya, disini saya hanya akan menjelaskan suatu prosedur yang mudah-mudah saja agar anda sebagai pemula mengerti dalam menggunakan prosedur ini.


5. DEKLARASI FUNGSI (FUNCTION DECLARATE)

Deklarasi fungsi adalah deklarasi gabungan antara deklarasi Prosedur, type dan variabel. Kumpulan deklarasi ini disediakan oleh pascal untuk mempermudah dalam penyusunan program sehingga berbentuk sebuah fungsi. Pada sebuah fungsi komponen-komponen dari ketiga deklarasi tersebut dijadikan satu kesatuan yang dapat digunakan pada program yang majemuk. Adapun tata cara penulisan deklarasi fungsi adalah sebagai berikut :

Tata Cara Penulisan Deklarasi Prosedur
Tata Cara Penulisan Deklarasi Fungsi

Dari gambar diatas terlihat bahwa ketiga deklarasi yang telah diuraikan sebelumnya dijadikan satu kesatuan yang lebih simple dan praktis. Untuk lebih jelasnya cobalah Anda ketik di editor Pascal program dibawah ini, setelah itu Anda jalankan program tersebut dengan perintah RUN.

{ Program contoh Deklarasi fungsi
create by : Suryatekno@2008 }

Function Hasil(A,B,C : longint) : longint;
Begin
Hasil := A*A+B*B+C;
end;

Var X,Y,Z : longint;
Begin
WriteLn('Hasil dari X^2 + Y^2 + Z adalah..?');
Write('Jika Nilai X = ');ReadLn(X);
Write('Dan Nilai Y = ');ReadLn(Y);
Write('Serta Nilai Z = ');ReadLn(Z);
Write('Maka Hasil dari X^2 + Y^2 + Z');
WriteLn(' adalah : ',Hasil(X,Y,Z);
{Hasil - adalah nama fungsi yang dipanggil}
WriteLn;
WriteLn('Tekan Enter untuk Keluar..');
ReadLn;
end.

Dari contoh program diatas, mungkin sebagian dari Anda ada yang bertanya mengapa fungsi yang dinyatakan dengan variabel-variabel A,B dan C bisa berhubungan dengan Variabel X,Y dan Z ?. Begini..,Fungsi yang dijabarkan dengan variabel A,B,C hanya merupakan operasi yang harus dikerjakan oleh fungsi Hasil := A*A+B*B+C; , jadi Variabel A,B dan C tidak bernilai atau kosong. Sedangkan Variabel X,Y dan Z adalah Variabel Identifier (Pengenal) yang Ada nilainya dan nilai ini harus dilaksanakan oleh fungsi seperti yang dikehendaki. Untuk lebih jelas lagi Sekarang cobalah Anda rubah baris program WriteLn(' adalah :,Hasil(X,Y,Z); dengan mengganti variabelnya dengan A,B dan C kemudian Anda RUN lagi, maka COMPILER PASCAL akan mengeluarkan peringatan bahwa variabel A,B,dan C tidak diketahui identitasnya (Unknow Identifier), sebab A,B dan C tidak bernilai. Bagian inilah yang harus Anda Pahami dan Perhatikan dengan serius tentang Tata Cara membuat Deklarasi Fungsi.

Kalau diterjemahkan dalam konteks bahasa manusia, perintah Hasil(X,Y,Z) adalah : Kerjakan Nilai yang ada dalam kurung, yang nilainya dimasukan melalui input keyboard dengan operasi Hasil , Dimana operasi tersebut adalah A*A+B*B+C dengan A sebesar X, B sebesar Y, dan C sebesar Z

Tidak ada komentar:

Posting Komentar